Sebagian Warga Dringu Memilih Salat Id di Rumah

778
Warga Dringu melakukan sungkem 'pandemi' pada perayaan Idul Fitri 1441 H, Minggu (24/05/2020). Foto: Sundari Adi Wardana.

Dringu (wartabromo.com) – Perayaan hari raya idul fitri tahun 2020, tak semeriah sebelumnya. Di tengah pandemi corona, sebagian warga Dringu, Kabupaten Probolinggo, memilih salat Id di rumah.

Langkah tersebut ditempuh, untuk meminimalisir sebaran virus corona, yang bisa saja menulari di tengah keramaian. “Kami sendiri khawatir memang, mau salat Id di masjid atau kecamatan, karena semakin hari kasus positif corona terus bertambah. Apalagi kami masih punya anak kecil,” kata warga Dusun Krajan Bandaran, Ningrum, Minggu (24/5/2020).

Ibu satu anak ini, lebih memilih berjemaah bersama sang suami. Opsi salat Id di rumah, tak hanya dilakukan oleh Ningrum sekeluarga. Namun beberapa warga lain, juga memilih ibadah sunah tersebut di rumah.

“Kebetulan suara salat Id di musala belakang rumah cukup nyaring. Jadi kami ikut aba-aba imam masjid itu,” terang warga lain, Affan Supardi.

Anjangsana antar warga pun, berlangsung sepi. Tak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, usai salat Id, warga berkeliling kampung, bersalaman dan bermaafan di jalan. Namun karena pandemi corona, suasana itu tidak terlihat.

“Kami juga meminimalisir kontak, yang tadinya bersalaman, saat ini cukup gunakan simbol namaste seperti orang jepang,” imbuhnya.

Sebagai informasi, di Kecamatan Dringu, ada 11 kasus positif corona, 40 ODP, dan 12 PDP. Sementara secara keseluruhan, di Kabupaten Probolinggo ada 76 kasus konfirmasi positif corona. Berdasarkan data terbaru, pada 23 Mei 2020 petang. Jumlah tersebut, diperkirakan akan terus terdapat perubahan. (lai/saw)