Gawat! Begal Payudara Beraksi di Probolinggo

3857
Saifullah salah satu perangkat Desa Sumbersuko, menunjukkan lokasi begal payudara, Minggu, 7 Juni 2020.

Dringu (wartabromo.com) – Warga Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo resah. Pasalnya dalam sepekan terakhir, ada 2 warga menjadi korban begal payudara.

Aksi begal payudara menyasar perempuan yang mengendarai sepeda motor. Pada Sabtu malam, 6 Juni 2020, seorang perempuan Desa Sumbersuko, Kecamatan Dringu menjadi korbannya.

“Tadi malam terjadi di jalan desa ini,” kata Saifullah salah satu perangkat setempat, sambil menunjukkan lokasi begal payudara, Minggu, 7 Juni 2020.

Dari penuturan korban kepada Saifullah, sepeda motor pelaku adalah Yamaha Vixion putih. Motor sport itu, tak dilengkapi pelat nomor. Sementara pelaku diperkirakan laki-laki mengenakan helm dengan wajah tertutup masker. Pelaku memepet korban dan langsung meremas aurat perempuan tersebut.

Mendapat serangan itu, korban berusaha menghindar. Akibatnya, korban terjatuh dari sepeda motor yang dikendarai. “Bahkan korban mengalami luka robek di bagian kaki akibat terjatuh dari motor,” terang Saifullah.

Ternyata, apa yang dialami perempuan Desa Sumbersuko itu bukanlah yang pertama kali di wilayah Kecamatan Dringu. Sebelumnya, juga ada perempuan yang mengaku menjadi korban begal payudara. Yakni warga Desa Sumberagung, desa yang bertetangga dengan Desa Sumbersuko.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak Bhabimkamtimbas Desa Sumbersuko untuk segera ditindaklanjuti. Sehingga masyarakat tidak was-was lagi saat melintas di jalan raya,” tandas Saifullah.

Bripka Joko Santosa, Bhabimkamtimbas Desa Sumbersuko membenarkan adanya kejadian tak senonoh itu. Laporan pihak desa sudah disampaikan ke IPTU Taufik H, selaku Kapolsek Dringu. Dikatakan, unit Reskrim telah bergerak menyelidiki dan segera menangkap pelaku.

“Iya dapat laporan dari perangkat Desa Sumbersuko atas kejadian itu dan sudah saya laporkan kepada Kapolsek. Kami akan meningkatkan patroli wilayah, terutama pada saat jam pulang kerja malam hari,” kata Joko. (saw/ono)