Warga Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang, Siap-siap Amati Gerhana Matahari Cincin ya!

61484

Pasuruan (WartaBromo.com) – Tahun ini ada enam kali gerhana yang terjadi. Salah satunya Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang akan terjadi pada 21 Juni mendatang dan bisa diamati di Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang.

“Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris dan pada saat itu piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari. Akibatnya, saat puncak gerhana, Matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya,” tulis BMKG dalam rilisnya.

Di Indonesia sendiri, GMC bisa diamati di beberapa wilayah. Meskipun, GMC yang bisa diamati hanya Gerhana Matahari Sebagian. Sebab wilayah Indonesia berada pada sebelah selatan jalur cincin.

Baca Juga :   Begini Tanda-tanda Petir Akan Menyerang

Nah, GMC ini akan melewati 432 pusat kota dan kabupaten di 31 provinsi di Indonesia. Termasuk di Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang.

“Gerhana yang teramati dari Jawa Timur berupa Gerhana Matahari Sebagian dengan magnitudo gerhana terentang antara 0,000 di Kepanjen hingga 0,047 di Sumenep. Gerhana ini tidak akan teramati di Pacitan, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan Kanigoro,” lanjutnya.

Di Kabupaten Pasuruan, kontak awal GMC yakni pada pukul 15.05.27 WIB. Puncak gerhana kemudian terjadi pada 15.21.41 WIB. Lalu kontak akhirnya pada 15.37.35 WIB. Durasi gerhana di Kabupaten Pasuruan yakni 32 menit 8 detik.

Sementara di Kota Pasuruan, kontak awal yakni pada 15.05.37 WIB. Puncak gerhana dan kontak akhir berturut-turut yakni pada 15.21.52 WIB dan 15.37.46 WIB. Durasi GMC kota Pasuruan yakni 32 menit 9 detik.

Baca Juga :   Gempa 5,1 di Malang, Terasa Hingga Pasuruan dan Lumajang

Lain halnya dengan kota Probolinggo, GMC akan bisa diamati pada 15.05.46 WIB. Dilanjutkan puncak gerhana pada 15.22.18 WIB dan akhir kontak pada 15.38.27 WIB. Durasinya yakni 32 menit 41 detik.

Hampir mirip, di Kabupaten Probolinggo durasi gerhana yakni 34 menit 44 detik. Kontak awal akan terjadi pada 15.05.01 WIB kemudian dilanjutkan dengan puncaknya pada 15.22.37 WIB. Kontak akhir kemudian bisa diamati pada 15.39.45 WIB.

Terakhir di Kabupaten Lumajang, durasi gerhana lebih sebentar ketimbang 4 wilayah di atas. Yakni hanya 21 menit 51 detik. Kontak awal dimulai 6 menit lebih lambat yakni pada 15.11.21 WIB. Lalu puncaknya pada 15.22.16 WIB. Sementara kontak akhirnya pada 15.33.12 WIB. (may/ono)