Warga Binaan Lapas Pasuruan Saling Dorong Bambu, Ada Apa?

1168

Bangil (WartaBromo.com) – Aksi saling dorong terjadi di Halaman Tengah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasuruan. Bukan tawuran, tapi aksi ini merupakan rangkaian acara kemerdekaan RI ke 75.

Warga binaan Lapas Pasuruan menunjukkan kebolehan dalam adu fisik. Mereka adu kekuatan untuk mendorong bambu dan menumbangkan lawan.

Bukan aksi kriminal, adu kekuatan ini merupakan bagian dari Lomba Dorong Bambu. Tak main-main, sebanyak 6 perwakilan warga binaan dari 34 sel tahanan ini saling dorong. Harus punya energy besar untuk mendorong bambu seberat 50 kilogram dengan panjang 12 meter itu.

Didik, salah satu warga binaan bahkan rela kulit telapak kakinya mengelupas, supaya bisa membawa timnya memenangkan lomba tradisional ini.

“Ndak papa mas, yang penting bisa menang, meski gak jadi juara,” tegasnya.

Lomba ini akhirnya dimenangkan blok AI (Anggrek I). Mereka pun berhasil membawa hadiah dari Lapas Pasuruan.

Kepala Lapas Pasuruan, Wahyu Indarto mengatakan, untuk juara I mendapatkan hadiah berupa e-cash dalam bentuk tabungan senilai Rp 300 ribu. Kemudian ditambah hadiah lain seperti gula, teh, kopi dan alat-alat kebersihan.

“Selain uang cash dalam bentuk tabungan, kami juga beri hadiah berupa gula, teh dan kopi yang langsung bisa diminum. Serta alat kebersihan seperti sapu, kain pel, handuk dan sejenisnya,” katanya.

Dijelaskannya, lomba ini dibuat untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke 75. Tak hanya itu, lomba juga untuk uji kekompakan dan rasa persaudaraan.

“Karena bulan ini bersamaan dengan kemerdekaan negara kita, makanya kita gelar lomba yang seru dan bisa membuat warga binaan senang,” terangnya.

Selain dorong bambu, Lapas Pasuruan juga menggelar beberapa lomba lain seperti tarik tambang, memasukkan paku ke dalam botol, futsal memakai daster, dan lomba bola volley dengan net yang ditutup. Seluruh lomba tersebut sudah selesai dilaksanakan terlebih dulu. (mil/may)