Begal Tewas Ditembak Polisi di Pasuruan Terlibat Banyak Kasus Kriminal

3437

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Begal yang tewas setelah baku tembak dengan tim gabungan Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota dan tim Jatanras Polda Jatim di Pasuruan, ternyata tak hanya buron kasus begal saja. Ia tercatat kerap kali melakukan tindak kriminal sadis lainnya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebutkan, buron (DPO/daftar pencarian orang) yang bernama Sues (45) warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, merupakan residivis.

“Catatan kepolisian, tersangka seorang residivis curas sapi di Polres Lumajang dan residivis Polres Pasuruan dengan kasus membacok warga,” kata Trunoyudo secara tertulis kepada WartaBromo, Selasa (06/10/2020).

Selain itu, lanjut Trunoyudo, Sues juga merupakan DPO dengan beberapa kasus antara lain perampasan sepeda motor di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan; melempar bondet anggota Brimob Watukosek; dan terakhir menjadi DPO Polda Jatim kasus curanmor.

Atas rentetan tindak kriminal yang ia lakukan ini polisi pun memburu Sues. Tepat pada Senin (05/10/2020) malam pukul 23.20 WIB, polisi mengejar Sues yang berada di Desa Jeladri, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan (sebelumnya ditulis Kecamatan Lumbang).

Saat pengejaran, Sues sempat terjatuh setelah ditarik sarungnya dari atas motor oleh polisi. Namun saat terjatuh, ia mengeluarkan senjata jenis revolver rakitan dengan amunisi 5,56 mm dan menembakkannya ke polisi.

Baku tembak antara Sues dan tim gabungan kepolisian pun tak terhindarkan. Sues tewas di tempat, sementara 3 anggota polisi terluka di bagian perut, paha, tangan, dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Porong.

“Selama masa pandemi Covid-19, Polri tetap melakukan pemeliharaan kantibmas dan penegakan hukum untuk melindungi masyarakat, mengayomi dan melayani masyarakat,” imbuh Trunoyudo. (tof/ono)