Komnas Perlindungan Anak Probolinggo Dilantik, Prokes Diterapkan Dengan Ketat

1256

 

Probolinggo (wartabromo.com) – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Probolinggo dilantik pada Jumat, 20 November 2020. Diharapkan mampu memberikan perlindungan bagi anak-anak Bumi Rengganis. Protokol kesehatan diterapkan dalam pelantikan itu.

Pelantikan itu dilakukan oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arist Merdeka Sirait di Pendapa Bupati Probolinggo Jalan Ahmad Yani, Kota Probolinggo. Ada 12 orang yang dilantik dengan ketua adalah ER. Pujiastuti sebagai ketua. Terdiri dari beberapa seksi, di antaranya Advokasi dan Reformasi Hukum, Sosialisasi dan Promosi Hak Anak, Pemantauan dan Kajian Perlindungan Anak.

“Kehadiran kami disini, tadi kami bersepakat dengan Pemkab Probolinggo dan kapolres, bagaimana pendekatan hukum, perspektifnya adalah menggunakan hukum negara supaya ini betul-betul perlindungan bagi anak-anak. Saya kira itu, visi dan misi utama kami hadir di Kabupaten Probolinggo,” sebut Arist Merdeka Sirait.

Arist Merdeka Sirait menyebut kekerasan terhadap anak bukan hanya terjadi di Kabupaten Probolinggo, melainkan di seluruh Indonesia. Ironisnya mayoritas pelaku adalah orang dekat dengan korban. Orang yang seharusnya menjadi garda terdepan melindungi anak dari kekerasan.

“Perlu sebuah gerakan nasional di Indonesia. Karena kekerasan terhadap anak terkonfirmasi di berbagai daerah, perlu gerakan nasional pertolongan anak di Indonesia dimana saat ini didominasi oleh pelanggaran-pelanggaran hak anak,” lanjutnya.

Kekerasan terhadap anak itu antara lain berupa tindak kekerasan secara fisik, seksual, penganiyaan emosional, atau pengabaian terhadap anak. Terjadi di keluarga, sekolah dan linglung tempatnya berinteraksi. “Di mana 51 persen itu, terkonfirmasi kejahatan seksual,” pria berambut gondrong itu.

Sementara itu, ER. Pujiastuti menyebut pelantikan tersebut merupakan sebuah tantangan bagi dirinya dan anggota Komnas PA Kabupaten Probolinggo. Untuk memberikan pelayanan dan perlindungan bagi anak-anak di Kabupaten Probolinggo. Sebab, secara geografis cukup luas dan terbagi dalam 24 kecamatan.

“Target kami yang terdekat adalah membentuk pengurus Komnas PA di kecamatan-kecamatan. Karena wilayah Kabupaten Probolinggo sangat luas, sehingga kasus-kasus anak tidak selalu kami cover,” sebut wanita kelahiran Surakarta itu.

Pelantikan itu sendiri dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. Peserta maupun undangan diharuskan memakai masker. Jarak kursi mereka juga diatur menurut protokol kesehatan yang berlaku.

“Ya tentunya kami mendukung program pemerintah dalam pencegahan Covid-19. Salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan dalam acara ini. Sebaga bentuk nyata dalam meminimalisir penyebaran virus corona,” kata Pujiastuti.

Selain Ketua Komnas Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arist Merdeka Sirait, beberapa pejabat hadir dalam pelantikan itu. Di antaranya Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesra Kabupaten Probolinggo, Tutug Edi Utomo; Kapolres Probolinggo, AKBP. Ferdy Irawan; Plt Pasi Intel Kodim 0820 Probolinggo, Kapten Heri. Serta instansi lain yang terkait dengan perlindungan anak di Kabupaten Probolinggo. (saw/**)