Di Level Waspada, Bromo Aman Dikunjungi

1240

Sukapura (wartabromo.com) – Aktivitas Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo tak terpengaruh dengan erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Sampai saat ini Bromo berada di level waspada dan aman dikunjungi oleh wisatawan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Bromo terus memantau dan mewaspadai aktivitas Gunung Bromo. Meski Gunung Semeru di Lumajang tengah erupsi, tetapi dinilai tidak berpengaruh pada aktivitas Bromo.

Diyakinkan, jika kondisi Gunung Bromo tergolong aman dan tidak ada peningkatan aktivitas secara signifikan. Gunung Bromo dengan status waspada atau level II, masih aman dikunjungi. Dengan catatan wisatawan maupun warga mematuhi rekomendasi dari PVMBG.

“Dengan rekomendasi radius jarak aman 1 kilometer dari kawah,” ujar Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Bromo, Wahyu Kusuma.

Baca Juga :   Ini Tarif Ojek Online Terbaru, Catat ya!

Dari catatan petugas, selama 5 bulan terakhir tercatat ada 28 aktivitas kegempaan di Gunung Bromo. Terhitung sejak Juli lalu. Tetapi kegempaan itu, tidak terjadi terus menerus.
“Kegempaan itu hanya peningkatan gerakan dalam suplai magma. Aktivitasnya naik turun. Tapi untuk November kemarin aktivitas kegempaan sudah turun,” tandas Wahyu.

Di masa pandemi ini, wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo diminta untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Wisatawan dan jasa wisata harus mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Itu demi menghindari penyebaran Covid- 19 di kawasan wisata tersebut.
“Ya protokol kesehatan tetap kami terapkan sampai saat ini. Tidak ada perubahan. Wajib bermasker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” kata Kasubbag Data, Evaluasi, Pelaporan, dan Kehumasan Balai Besar TNBTS Syarif Hidayat secara terpisah.

Baca Juga :   Paspro Zona Merah Penyebaran Covid-19

Penerapan itu semua ialah untuk menghindari penyebaran Covid-19. Terutama untuk mencegah munculnya klaster wisatawan. “Ya harus dan wajib dipatuhi,” tegasnya.

“Wisata Gunung Bromo itu alam bebas dan luas. Dan sampai saat ini belum ada warga Bromo yang positif korona. Dan Bromo selalu zona hijau, artinya masyarakat di wisata Bromo dan pengelola wisatanya disiplin protokol kesehatan,” tambah Koordinator Penegakan Hukum Satgas Covid 19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto. (lai/saw)