Tak Sesuai Target, Partisipasi Pemilih di Pilwali Kota Pasuruan Sebesar 76 Persen

4843
Komisioner KPU Kota Pasuruan, Nanang Abidin.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Target partisipasi masyarakat Kota Pasuruan dalam gelaran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan 2020 menurun. Perhitungan KPU Kota Pasuruan, parmas sebesar 76 persen atau kurang 1,5 persen dari target.

Komisioner KPU Kota Pasuruan, Nanang Abidin mengatakan, target KPU untuk partisipasi pemilih pada Pilwali Kota Pasuruan 2020 ini ialah 77,5 persen. Besaran angka tersebut juga merupakan target yang telah ditetapkan KPU pusat.

Partisipasi masyarakat, dijelaskan Nanang, dihitung dengan cara jumlah pengguna hak pilih yang terdiri dari DPT ditambah DPPh dan DPTb, dibagi jumlah pemilih dalam DPT ditambah DPTb.

“Setelah kami hitung usai rekapitulasi tingkat kota kemarin, partisipasi masyarakat sebesar 76 persen,” kata Nanang kepada WartaBromo, Rabu (16/12/2020).

Menurut Nanang, faktor yang memengaruhi tidak tercapainya target partisipasi ialah cuaca hujan deras pada waktu hari pencoblosan. Selain itu, antrean pemilih saat coblosan yang diatur sejak awal dinilai juga turut memengaruhi.

“Jadi mungkin karena hal itu masyarakat malas datang ke TPS,” imbuh Nanang.

Nanang melanjutkan, tingkat kehadiran masyarakat untuk mencoblos pada Pilwali Kota Pasuruan tahun ini juga mengalami penurunan dibanding Pilwali Kota Pasuruan tahun 2015. Pada waktu itu, target partisipasi masyarakat yang ditetapkan KPU sebesar 79,61 persen.

Seperti diketahui, rekapitulasi hasil perolehan suara Pilwali Kota Pasuruan 2020 tuntas dilakukan tingkat kota. Hasilnya paslon nomor urut 01 Gus Ipul-Adi Wibowo memperoleh suara sebanyak 73.236 suara atau 67,9 persen. Sementara paslon nomor urut 02 Teno-Hasjim memperoleh suara sebanyak 34.572 atau 32,0 persen. (tof/ono)