Terdampak Gempa Malang, 16 Rumah hingga Tempat Ibadah di Pasuruan Rusak, Cek Lokasinya 

978
Masjid di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan yang rusak pasca gemba 6,7 SR mengguncang wilayah selatan Malang. Foto: Miftahul Ulum.

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Gempa berkekuatan 6,7 SR yang terjadi di barat daya Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021), berdampak hingga Kabupaten Pasuruan. Sejumlah rumah dan fasilitas pun rusak.

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, sedikitnya 16 rumah di Kabupaten Pasuruan rusak yang tersebar di sejumlah kecamatan. Di antaranya di Kecamatan Tutur, Tosari, dan Puspo.

“Dari pendataan kami, sementara ada 16 rumah yang rusak. Tapi saya yakin ada penambahan rumah yang rusak, masih terus kami data. Kerusakannya bervariasi, mulai ringan sampai sedang,” jelas Harris, saat dikonfirmasi WartaBromo., Minggu (11/4) siang.

Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan. Di antaranya satu gedung TK, 1 hotel, dan 1 rest area.

Akibat gempa, sejumlah rumah ibadah juga mengalami kerusakan. Di antaranya Masjid Baiturrahman, Desa Kecamatan Tutur, dan 2 Pura di Kecamatan Tosari dan Tutur.

“Masjid mengalami kerusakan di bagian pucuk menara, bukan kubahnya, tapi sebagian atap sampingnya rusak,” imbuhnya.

Untuk korban bencana, pemerintah desa dan kecamatan sudah melakukan penanganan. Sementara BPBD masih melakukan pendataan dan melakukan langkah antisipasi gempa susulan.

“Sementara sudah tertangangi oleh pemerintah desa dan kecamatan, karena sifatnya tidak masif, hanya sebagian. Antisipasinya berupa himbauan, kalau bangunan sudah rapuh, kemudian bangunan yang tua, untuk sementara dihindari dulu. Karena gempa itu pasti ada susulan, bisa lebih besar, bisa lebih kecil, tapi kebanyakan lebih kecil,” bebernya.

Kendati demikian, tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan akibat gempa kemarin. “Tidak ada korban jiwa,” tandasnya. (oel/asd)