Wah, Ternyata Seperti Ini Asal Mula Perayaan Idul Fitri dan Hubungannya dengan Kemenangan

2422

Pasuruan (wartabromo.com) – Bulan Ramadan akan segera berakhir, tak terasa gema takbir pun segera berkumandang menyambut hari kemenangan. Namun, tahukah Bolowarmo mengenai asal mula perayaan Idul Fitri dan hubungannya dengan kemenangan?

Dilansir dari beberapa sumber, dalam sejarah Islam perayaan Idul Fitri pertama kali adalah pada 624 Masehi atau tahun ke-2 Hijriyah. Waktu tersebut bertepatan dengan selesainya Perang Badar yang dimenangkan oleh kaum Muslimin.

Perang Badar sendiri terjadi pada 17 Ramadan dan pasukan Rasulullah hanya berjumlah sedikit dibandingkan musuh. Namun berkat perlindungan dan bantuan Allah swt, Perang Badar bisa dimenangkan oleh Rasulullah dan para pasukannya.

Kemenangan Perang Badar lantas dirayakan secara besar-besaran, sebagai bentuk syukur kepada Allah swt. Dari kemenangan inilah, muncul ungkapan “Minal ‘Aidin wa Faizin” yang versi lengkapnya, “Allahummaj ‘alna minal ‘aidin walfaizin”. Adapun artinya:

“Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang kembali (dari Perang Badar) dan mendapatkan kemenangan.”

Sekadar diketahui, pada perayaan Idul Fitri pertama ini, kaum muslimin merayakan dua kemenangan perdana. Adalah pencapaian ritual puasa Ramadan setelah berjuang menahan lapar, haus, dan hawa nafsu, sekaligus keberhasilan dalam Perang Badar.

Hadis Nabi Muhammad SAW pun diturunkan, isinya: “Sesungguhnya Allah mengganti kedua hari raya itu dengan hari raya yang lebih baik, yakni Idul Fitri dan Idul Adha.” (trj/may)