Saldo Rekening Bank Jatim Sejumlah PNS Raib

18751
Buku tabungan salah satu korban saldo raib Bank Jatim (foto istimewa)

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Saldo tiba-tiba berkurang pesat padahal tidak bertransaksi menjadi perbincangan di kalangan PNS Pasuruan, yang menjadi nasabah Bank Jatim. Praktik skimming diduga jadi penyebabnya.

Cerita raibnya saldo tersebut diungkapkan salah satu PNS, yakni P. Terakhir dia tarik tunai Minggu (1/8/2021) di salah satu ATM bank lain (BNI) di wilayah Sultan Agung, Kota Pasuruan.

Saat itu dia masih melihat saldonya masih tersisa Rp7.377.592.

Namun, esok harinya Senin (2/8/2021) saat akan menarik uang lagi layar mesin ATM tertulis saldo tidak mencukupi.

“Saat cek saldo kaget tinggal Rp700 ribu,” ujarnya Kamis (13/8/2021).

Dia pun lemas seketika. Dia langsung melaporkan hal tersebut ke pihak Bank Jatim Pasuruan, Selasa (3/8/2021).

Baca Juga :   Bank Jatim Pasuruan Ganti Penuh Uang Nasabah Korban Skimming ATM

Rupanya tidak hanya P saja yang mengalami nasib nahas tersebut. Nasabah Bank Jatim lainnya, Y, juga menceritakan hal yang sama. Duit belasan juta miliknya hilang, padahal dia tidak melakukan transaksi.

“Terakhir juga tarik tunai di mesin ATM Jalan Sultan Agung itu. Bukan mesin ATM Bank Jatim memang,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Pimpinan Bank Jatim Pasuruan Deddy Adjie Wijaya mengatakan, pihaknya sudah melakukan mitigasi, penyelidikan internal. Dipastikan hal tersebut bukan ulah pihak internalnya karena dari rekap transaksi diketahui, bahwa pengurasan saldo nasabah-nasabahnya itu terdeteksi di luar Jawa Timur.

“Jadi, ini Bank Jatim dan nasabahnya adalah korban,” tandas Deddy, Kamis (12/8/2021) saat dikonfirmasi WartaBromo.

Baca Juga :   Program Bank Jatim Peduli untuk Generasi Milenial NU yang Aktif, Produktif dan Inovatif

Mengenai dugaan cara pencurian uang lewat ATM tersebut. Deddy menduga tindakan skimming disertai dengan tambahan alat lain seperti kamera yang mendeteksi PIN para korban.

“Jadi, kalau hanya skimming tanpa tahu PIN tidak bisa melakukan transaksi. Itu ada kamera yang juga mendeteksi PIN calon korban,” terang Deddy.

Oleh karena itu, Bank Jatim Pasuruan kemudian langsung mengirimkan sms berisi imbauan untuk nasabah segera mengganti PIN kartu ATM.

“Ada sms yang sudah kami sebarkan. Ganti rutin PIN di ATM Bank Jatim. Dan sebisa mungkin transaksi lewat mesin ATM Bank Jatim saja. Kemudian cek juga sms bankingnya agar saat ada transaksi mencurigakan langsung dilaporkan,” imbuh laki-laki yang juga aktivis muda NU itu. (lel/ono)