Nostalgia Yuk! Mitos-Mitos Populer Saat Kecil

481

 

Pasuruan (wartabromo.com) – Sewaktu kecil, sudah pasti kita sangat mudah percaya dengan apa yang dikatakan orang dewasa. Tak heran, sebab sewaktu kecil otak manusia bagaikan spons, sangat kuat menyerap berbagai informasi yang masuk.

Apalagi jika diberitahu mengenai wejangan, seperti halnya mitos menakutkan oleh orang dewasa. Sudah pasti, sampai dewasa pun akan terus teringat sekalipun logika kita sudah berkembang.

Tapi, mau bagaimana pun, mitos yang kita terima di jaman dahulu tidak bisa ditampikkan begitu saja. Masih ada sebagian dari kita yang mempercayainya.

Nah, apakah bolo masih ingat mitos-mitos yang kerap didengar di masa kecil? Untuk bernostalgia, yuk simak beberapa mitos masa kecil dari beberapa sumber di bawah ini!

1. Makan Brutu Ayam Bisa Jadi Pelupa

Siapa yang waktu kecil pernah hendak makan brutu ayam, tetapi kemudian dilarang oleh orang dewasa? Masih ingat, kan apa yang dikatakan para orang dewasa kebanyakan? “Kalau doyan makan brutu nanti jadi bodoh atau pelupa!”

Perkataan ini sudah pasti melekat kuat dalam pikiran, kita bukan? Nah, ternyata ada teori yang mengemukakan, bahwa mitos ini diutarakan oleh orang dewasa agar brutu yang enak dan penuh daging itu bisa dinikmati mereka daripada anak-anaknya.

2. Pensil Setinggi Jari Kelingking

Mitos ini yang paling unik dan selalu di percaya oleh pelajar SD-SMP. Mitos ini di percaya katanya jika tinggi pensil sudah mencapai jari kelingking akan meninggal orang tuanya. Siapa yang percaya dengan mitos ini?

3. Gadis Duduk di Depan Pintu Sulit Mendapat Jodoh

Mitos ini sangat dipercaya di beberapa kalangan, katanya jika gadis duduk di depan pintu akan susah mendapatkan jodoh. Jika dipikirkan kembali, hal tersebut bukan menghambat jodoh untuk sang gadis.

Namun, akan tetapi orang tua menasehati agar anak gadis tidak duduk di depan pintu guna tidak menghalangi orang yang akan lewat. Wah, apakah Bolo percaya mitosnya?

4. Makan Biji Buah

Mitos yang satu ini merupakan mitos yang dipercayai oleh anak umur 4-7 tahun, dimana orang dewasa menasehati anak-anak untuk tidak menelan biji buah. Baik buah jeruk, anggur, melon, maupun semangka.

Katanya, jika tertelan biji dari buah tersebut akan numbuh di dalam perut dan keluar dari mulut. Nasihat tersebut membuat anak-anak menjadi takut tertelan biji buah. (trj/may)