Waduh! Jumlah Penduduk Miskin di Lumajang Meningkat

743
Waduh! Jumlah Penduduk Miskin di Lumajang Meningkat
Ilustrasi kemiskinan/pexels.

Lumajang (WartaBromo.com) – Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Lumajang bertambah 2,66 ribu jiwa. Belum pulihnya perekonomian selama pandemi Covid-19 disebut jadi penyebabnya.

Data ini didapatkan dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Lumajang pada 21 Desember 2021 lalu. Perkembangan tingkat kemiskinan ini berdasarkan pada periode Maret 2020 hingga Maret 2021.

Jumlah penduduk miskin pada bulan Maret 2021 mencapai 105,25 ribu jiwa. Dari awalnya 9,83% penduduk miskin pada Maret 2020, menjadi 10,05% pada Maret 2021.

“Jumlah ini bertambah sebesar 2,66 ribu jiwa, bila dibandingkan dengan kondisi Maret 2020 yang sebesar 102,60 ribu jiwa,” terang BPS dalam rilisnya.

Meski demikian, garis kemiskinan pada Maret 2021 meningkat Rp16.700 per kapita per bulan. Jumlahnya menjadi Rp334.906 per kapita per bulan, dari sebelumnya Rp318.196 per kapita per bulan.

Baca Juga :   KPK Periksa Tokoh Masyarakat Tengger hingga Kasus Pabrik Ilegal Grup MS Glow Diserahkan ke Polisi | Koran Online 29 Okt

BPS menyebutkan, rata-rata rumah tangga miskin berisi 4,29 anggota. Untuk itu, besar garis kemiskinannya per bulan mencapai Rp1.436.746,74 per rumah tangga miskin.

BPS kemudian mengungkap penyebab peningkatan kemiskinan ini. Salah satunya karena pandemi Covid-19.

“Aktivitas perekonomian masih belum pulih sebagai dampak pandemi Covid-19. Hal ini tercermin dari informasi big data pergerakan masyarakat di Kabupaten Lumajang yang rata-rata masih -0,07 terhadap kondisi Februari 2020 (baseline kondisi sebelum pandemi),” ujarnya.

Tak hanya itu, warga Lumajang juga menuruti anjuran dari pemerintah terkait berdiam diri di rumah.

“Kondisi ini tercermin dari informasi big data masih tingginya upaya berdiam diri/tetap berada di satu lokasi masyarakat di Kabupaten Lumajang yang rata-rata sebesar 0,23 terhadap kondisi Februari 2020 (baseline kondisisebelum pandemi),” tandasnya. (may/ono)