Jadi Sekjend PBNU, Gus Ipul Jamin Tak Ganggu Kerja Wali Kota

615

Pasuruan (WartaBromo.com) – Ditunjuknya Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai Sekjend PBNU sempat memunculkan sejumlah pertanyaan seputar rangkap jabatannya tersebut. Ia menegaskan jabatan barunya tak akan mengganggu kinerjanya sebagai wali kota.

Pernyataan ini disampaikan Gus Ipul dalam konferensi pers di Pemkot Pasuruan, Kamis (13/01/2022) siang.

Menurutnya, dirinya sudah 20 tahun masuk dalam struktur kepengurusan PBNU, mulai Ketua Umum GP Ansor dua periode hingga menjadi salah satu Ketua PBNU dua periode.

Ketika menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur selama dua periode kemarin, lanjutnya dirinya juga merangkap sebagai Ketua Umum GP Ansor.

“Sudah cukup lama saya di PBNU. Ini bukan datang dari langit,” kata Gus Ipul.

Untuk itu, ia memastikan amanah menjadi Sekjend PBNU tidak akan mengganggu tanggung jawabnya sebagai Wali Kota Pasuruan. Ia menjamin bisa berbagi tugas dan peran dengan wakilnya, Adi Wibowo, dalam mengambil kebijakan dan merealisasikan program.

Gus Ipul juga menambahkan, beberapa agenda prioritas untuk pembangunan Kota Pasuruan sudah tuntas, seperti misalnya penyusunan RPJMD dan revisi Perda RTRW.

Di tahun kedua kepemimpinannya saat ini, ia akan fokus merealisasikan program sebagaimana yang sudah disusun dalam RPJMD.

“Jalan semua. Misalnya tidak bisa ketemu luring, ya secara daring. Jadi tidak akan mengganggu kerja kita. Dan ini bagi saya bukan yang pertama,” kata Gus Ipul.

Sebagaimana diketahui, Muktamar NU di Lampung menjadikan Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum PBNU periode 2021-2026 mengalahkan Said Aqil Siradj yang telah menjabat dua periode.

Pada Rabu (12/01/2022) Gus Yahya menunjuk Gus Ipul menjadi Sekjend PBNU. Gus Ipul nantinya juga didampingi sejumlah nama sebagai wakil sekjend antara lain Abdussalam Sohib, Sulaiman Tanjung, Faisal Zaimima, dan Abdul Qodir. (tof/yog)