Polisi Masih Kejar Pencuri Tutup Drainase di Jl Pangsud Probolinggo

426

Kraksaan (WartaBromo.com) – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kabupaten Probolinggo ungkap kerugian atas hilangnya tutup drainase (manhole cover). Sementara, polisi masih memburu pelaku pencurian itu.

Kadisperkim Oemar Sjarif mengatakan, pihaknya sudah mendata jumlah manhole cover yang hilang. Sedikitnya ada 58 besi penutup yang hilang sepanjang trotoar Jalan Panglima Sudirman. Kerugiannya mencapai Rp68 juta. “Sudah kita laporkan ke kepolisian,” ucapnya pada Jumat, 14 Januari 2022.

Agar kejadian tersebut tak terulang, Disperkim berkoordinasi dengan kepolisian, satpol-PP, dan instansi lainnya. Oemar juga mengajak masyarakat untuk pro-aktif melapor jika ada orang yang mencoba mengambil atau merusak fasilitas publik itu.

“Untuk sementara, nantinya di sekitar manhole akan kami pasangi banner. Supaya warga tahu ada lubang dan mencegah orang terperosok. Pengadaan baru, masih menunggu anggaran. Secepatnya kami benahi,” tandas Oemar.

Sampai sejauh ini, pihak kepolisian masih mengejar pelaku berinisial D, warga Kecamatan Paiton. Penutup drainase yang dicuri beratnya sekitar 50 kg dengan harga jual sekitar Rp1,2 juta. “Kasus ini masih akan kami kembangkan lagi, belum tentu juga pelaku yang terekam ini adalah yang mencuri semua tutup drainase,” kata Kapolsek Kraksaan, Kompol Sujianto.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, sopir MPU ketahuan mencuri penutup drainase di depan MI Nadhlatul Ulama Kraksaan. Aksinya tertangkap cctv, tertanggal Kamis, 6 Januari 2022 pukul 04.01 WIB. Video 46 detik itu, baru viral pada Rabu, 12 Januari.

Dalam video tersebut, pelaku yang mengenakan kaos abu-abu dan celana pendek keluar dari kendaraannya. Setelah memperhatikan keadaan sekitar, ia lalu mengambil penutup drainase terbuat dari besi yang berada di trotoar depan MINU.

Barang bukti (BB) berupa MPU dengan nopol N-721-UN ditemukan dan diamankan polisi di Kecamatan Pajarakan. Termasuk manhole cover yang dicuri pelaku. Sementara sopir MPU diduga kabur. (cho/saw)