Banjir Paksa Keluarga Ini Hidup Satu Tenda dengan Sapi dan Kambing

812
Tenda darurat yang dibuat oleh Supardi untuk mengungsi akibat banjir. Di tempat ini pula Supardi dan hewan ternaknya tinggal. Foto: Asad Asnawi.

Rejoso (WartaBromo.com) – Banjir yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan tidak hanya memaksa sebagian warganya untuk mengungsi.

Beberapa di antaranya bahkan harus hidup berdampingan dengan hewan ternak mereka lantaran permukiman mereka terendam banjir.

Supardi, warga Dusun Kasuran, Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso mengatakan, ia dan keluarganya terpaksa mengungsi di luar kampung lantaran tempat tinggalnya terendam banjir.

Beberapa hewan piaraan seperti sapi dan juga kambing dibawa serta. Di luar kampung, sebuah tenda ala kadarnya ia bangun sebagai tempat berlindung.

“Ya mau bagaimana lagi Mas wong banjirnya nggak surut-surut,” ungkapnya. Supardi mengaku sudah empat hari ini tinggal dibawah tenda kumuh itu.

Baca Juga :   Halaman Rumdin Wali Kota Probolinggo Tergenang

Dirinya terpaksa tinggal bareng sapi-sapi itu sekaligus untuk berjaga. “Nyamuknya banyak kalau malam,” ujarnya.

Supardi mengaku tak tahu sampai kapan akan menempati tenda darurat yang dibuatnya itu. Ia dan keluarganya yang lain hanya bisa berharap hujan tak lagi turun. Dengan begitu banjir segera surut.

Tapi, sayangnya, harapan Supardi tinggal harapan. Pasalnya, Kamis (20/1/2022(, hujan deras kembali mengguyur. Dan Supardi hanya bisa terdiam, pasrah dengan kehendak alam. (asd)