Soal Pengelolaan Sampah di Bromo, Begini Kata TNBTS

846
Bromo

Sukapura (WartaBromo.com) – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), angkat bicara soal polemik sampah di kawasan wisata Bromo. Pihak TNBTS mengaku telah melakukan upaya preventif sebelum wisatawan memasuki kawasan.

Humas BB TNBTS, Sarif Hidayat menyebut, ada beberapa hal yang menjadi fokus pihaknya terkait dengan sampah. Berupa himbauan dengan pengumuman tertulis melalui medsos resmi BB TNBTS, maupun di site point.

Pihaknya juga aktif menggandeng rekan-rekan dari Forum Sahabat Gunung (FSG) untuk menggelar kegiatan bersih-bersih. “Salah satunya Bromo Clean Chalenge, sebagai ajakan sekaligus kampanye peduli sampah di kawasan konservasi,” tegas Sarif, Senin (28/2/2022).

Syarif mengungkapkan, seminggu dua kali melakukan aksi bersih sampah. Yakni pada Senin pasca kunjungan dan Kamis pra kunjungan.

Baca Juga :   Foto Bromo Muntahkan Lahar Beredar di Medsos

“Karena biasanya, kunjungan ramai di akhir pekan, atau pada event tertentu. Semisal pasca Yadnya Kasada atau event lainnya,” imbuh Sarif.

Di pendakian TNBTS juga melakukan “ceck packing” bawaan pada saat sebelum giat mendaki dan pasca pendaki turun.

Karena itu, ia pun berharap agar praktik baik tersebut juga mendapat dukungan dari semua elemen pelaku wisata, mulai dari pengunjung, travel agnet, EO wisata dan wisatawan sendiri, tetap yang terpenting.

“Ya ini tidak mudah, tapi harus terus disampaikan. Terima kasih untuk semua elemen, baik itu perseorangan, kelompok, organisasi maupun rekan-rekan pelaku wisata yang sudah mau dan tak hentinya mengingatkan soal sampah pada pengunjung. Semoga semakin banyak yang peduli pada sampah, sehingga Bromo makin nyaman dan bersih,” tandas lelaki asal Jawa Barat ini.

Baca Juga :   TNBTS Sebut Bromo Aman Buat Wisatawan

Seperti diwartakan sebelumnya, pelaku wisata di kawasan laut pasir Bromo, geram. Lantaran ada sampah dari wisatawan maupun jasa perjalanan tak bertanggung jawab. Seperti yang ditemui relawan Forum Sahabat Gunung.

Ada tumpukan sampah di belakang area warung, di parkiran Laut Pasir Bromo, tepatnya di sebelah utara Pura Luhur Poten. Sampah bekas makanan itu ditemukan berserakan di sekitar areal warung. Berasal dari salah satu hotel di kawasan Malang. (lai/saw/asd)