Ini 3 Ciri Pola Asuh Otoriter, Orang Tua Wajib Simak!

802

Pasuruan (wartabromo.com) – Kebanyakan orang tua tak merasa pola asuh yang diterapkan adalah otoriter. Padahal ada beberapa ciri sederhana yang bisa diketahui.

Tahukah, Bolo kalau pola asuh otoriter adalah pola asuh yang sangat ketat? Dalam pola asuh ini orang tua akan melibatkan kepatuhan, disiplin, dan kontrol daripada mengasuh anak dengan benar.

Dilansir dari beberapa sumber, inilah 3 ciri pola asuh otoriter yang tak diketahui orang tua:

1. Banyak Menuntut

Ciri pertama yang paling jelas terlihat adalah orang tua akan banyak menuntut anak. Misalnya, anak harus mampu mendapatkan ranking, harus menang dalam suatu perlombaan dan harus mampu menyelesaikan semua pekerjaan tepat waktu.

Pola seperti ini memang bisa memacu anak untuk mendapatkan prestasi. Namun, tentu tak baik untuk tumbuh kembang emosionalnya. Sebab, anak akan menjadi sangat egois demi mendapatkan apa yang sudah ditargetkan padanya.

Baca Juga :   Cara Mensiasati Anak yang Tidak Suka dengan Matematika

2. Selalu Memberi Hukuman Jika Anak Bersalah

Memang tidak ada yang salah memberikan hukuman kepada anak ketika ia melakukan kesalahan. Namun, hukuman yang diperbolehkan tentu hanya agar anak merasa jera.

Orang tua yang otoriter akan bereaksi cepat dan kasar ketika aturan dilanggar oleh anak. Bahkan sering kali, orang tua dengan gaya asuh seperti ini tidak memiliki masalah untuk menggunakan hukuman fisik.

3. Cenderung Tidak Merasa Percaya pada Anak

Ciri pola asuh otoriter yang berikutnya adalah orang tua tidak punya kepercayaan kepada anak. Ini dilakukan karena takut anak tidak menjaga apa yang dititipkan.

Misalnya, cenderung mengarahkan anak-anak untuk melakukan sesuai perintah, melarang bepergian keluar tanpa pengawasan orang tua hingga tak boleh memegang uang hasil kerja kerasnya sendiri. (Trj/may)