Tiga Kendaraan Kecelakaan di Jalur Pantura Probolinggo, 2 Tewas

795

Paiton (WartaBromo.com) – Tiga kendaraan terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di jalur pantura Probolinggo-Situbondo, Sabtu (28/05/2022). Dua orang meninggal dunia.

Peristiwa ini terjadi tepatnya di Desa Sumberrejo, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 11.30 WIB.

Mulanya, grandmax nopol N-8936-NJ dikemudikan Mohamad Imron Syamsuddin (24) warga Kecamatan Paiton melaju dari arah timur. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), grandmax ini berniat mendahului kendaraan pikap dengan nopol N-9064-NL dikemudikan Moh Nur Holis Najibullah (23).

Saat hendak mendahului kendaraan pikap dari jalur kiri, grandmax turun ke bahu jalan hingga lepas kendali. Kendaraan ini kemudian menabrak body samping sebelah kiri pikap dan membuat grandmax oleng ke kiri menghantam sebuah pohon.

Baca Juga :   Demo Tuntut Pilkades Dihentikan, hingga Ayah Tiri di Sukorejo Cabuli Anak Hingga 9 Kali | Koran Online 19 Nov

“Sedangkan pikap yang ditabrak itu juga lepas kendali sehingga masuk ke jalur berlawanan dan menabrak sepeda motor yang berboncengan juga melaju dari arah berlawanan,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Nyoman Harayasa.

Sepeda motor Supra 125 nopol N-3261-QQ, lanjut Nyoman, dikendarai Abdus Salam (24) bersama Nanang Qosim (23) yang sama-sama berasal dari Desa Sambirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo. Akibat kecelakaan itu, kata dia, 2 orang meninggal dunia di TKP.

“Dua orang meninggal dunia di TKP, yaitu Mohamad Imron Syamsuddin (sopir grandmax) dan Abdus Salam (pengendara motor), sedangkan untuk yang luka-luka yaitu Nanang Qosim (pengendara motor) dan saat ini sedang menjalani perawatan. Kendaraan yang terlibat laka langsung kami bawa ke pos lantas,” ungkap Nyoman.

Baca Juga :   Bocah Bikin Video Tawuran Ditangkap hingga Bupati Beri Bonus Pemain Persekabpas | Koran Online 19 Nov

Sementara itu, Hilmi Khoiruddin, warga mengatakan, jika dua kendaraan tersebut sebelum kecelakaan sempat kejar-kejaran alias balapan. Hal tersebut juga dikuatkan dengan beredarnya video rekaman Closed Circuit Television (CCTV).

“Balap-balapan sebelum kecelakaan, lawong sudah menyebar rekamannya,” tuturnya sambil mengirimkan video rekaman CCTV menampilkan dua kendaraan terlibat laka berdurasi 6 detik. (cho/may)