Berharta Rp29,9 M Teddy Minahasa Jadi Polisi Terkaya, Kalahkan Kapolri

228

Pasuruan (WartaBromo.com) – Sosok Inspektur Jenderal (Irjen) Teddy Minhasa Putra tercatat sebagai polisi “terkaya” di Indonesia. Pasalnya, ia memiliki harta kekayaan dengan total Rp29,9 M.

Angka tersebut berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), seperti dilansir dari tempo.co. Bahkan, kekayaannya disebut mengalahkan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo.

Tercatat, Kapolri Listyo Sigit memiliki harta kekayaan dengan total Rp9,2 M. Tak cuma mengalahkan Kapolri Listyo Sigit, kekayaan Teddy Minahasa pun melampaui beberapa polisi lain di Indonesia.

Berikut daftar kekayaan polisi yang mencapai miliaran rupiah di Indonesia:

1. Irjen Muhammad Iqbal
Pria yang menjabat sebagai Kapolda Riau ini masuk urutan kedua dari deretan polisi terkaya di Indonesia saat ini setelah Irjen Teddy Minahasa. Diketahui, total kekayaannya mencapai Rp27,64.

Baca Juga :   Kapolda Jatim: 21 Pemudik Positif Covid-19

2. Irjen Marthinus Hukom

Polisi terkaya ketiga di Indonesia ditempati oleh Irjen Marthinus Hukom. Total harta kekayaan yang dimiliki Komandan Densus 88 itu sekitar Rp18,03 miliar.

3. Irjen Teguh Pristiwanto

Selanjutnya ada Irjen Teguh Pristiwanto yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara. LHKPN mencatat jumlah harta kekayaannya mencapai Rp 9,9 miliar.

4. Irjen Imam Sugianto

Irjen Imam Sugianto pada 2021 melaporkan total harta kekayaan di LHKPN sekitar Rp 9,2 miliar. Saat ini Irjen Imam Sugianto menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur.

5. Irjen Rudy Sufahriadi

Dengan total harta kekayaan sekitar Rp7,2 miliar, Irjen Rudy Sufahriadi menjadi kapolda terkaya kelima. Sebagian harta kekayaannya tersebar di tiga wilayah, yakni akarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Bandung.

Baca Juga :   Pernah Jadi Pembina Arema, Irjen Teddy Minahasa Diharap Bisa Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Sekadar informasi, Irjen Teddy Minahasa Putra kini tengah menjabat sebagai Kapolda Jatim mengganti Irjen Nico Afinta. Pergantian jabatan ini dilakukan pasca tragedi maut yang menewaskan ratusan orang di Stadion Kanjuruhan, Malang pada (1/10/2022). (trj/asd)