Dua Hari Dirawat di Rumah Sakit, Korban Ledakan di Gondangwetan Meninggal Dunia

260
Garis polisi yang dipasang di sekitar area a\Ledakan. Foto: Amal Taufik.

Gondangwetan (WartaBromo.com) – Tutik (51), korban ledakan diduga bom ikan di Desa Bajangan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia.

Sebelumnya, Tutik sempat dirawat di RSUD dr. R. Soedarsono, Kota Pasuruan. Kemudian karena kondisinya makin memburuk, Tutik dirujuk ke RSUD dr. Soetomo, Surabaya.

“Jenazah tiba pukul 02.00 dini hari tadi,” kata Kapolsek Keboncandi, AKP Agus, Rabu (19/10/2022).

Tutik merupakan satu-satunya korban jiwa dalam insiden ledakan yang terjadi di dalam rumahnya sendiri. Ia mengalami luka bakar 80 persen di sekujur tubuhnya.

Saat ini jenazah Tutik masih disalati di musala yang tak jauh dari rumahnya. Tutik akan dikebumikan hari ini di kompleks pemakaman setempat.

Baca Juga :   Sebelum Dihabisi, Korban Sempat Pukul Pelaku Pakai Linggis

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan yang diduga berasal dari bondet menggegerkan warga Dusun Bajangan Kulon, Desa Bajangan pada Senin (17/10/2022) pukul 18.15 WIB kemarin.

Tim penjinak bom (jibom) Gegana Brimob dan Bidang Laboratorium Forensik (labfor) Polda Jatim sudah turun ke lokasi dan mengamankan sejumlah barang yang diduga bahan peledak.

Sementara itu, saat ledakan terjadi, suami Tutik, Hasim, sedang salat di musala. Hasim disebut sempat mengantar istrinya ke rumah sakit usai kejadian, sebelum kemudian menghilang. Polisi saat ini masih memburu keberadaan Hasim. (tof/asd)