Tukang Sapu : Saya Bangga Bersihkan Makam Pejuang

147
Makam Pahlawan Kota Pasuruan, Kamis (10/11/2022)

Pasuruan (WartaBromo.com) – Hari pahlawan diperingati setiap tanggal 10 Nopember. Perayaan ini juga dirasakan oleh tukang sapu di Makam Pahlawan Kota Pasuruan.

Yasin (55), warga Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan adalah seorang tukang sapu sekaligus penjaga makam pahlawan di jalan Makam Pahlawan Kota Pasuruan.

Setiap hari, pagi dan sore ia selalu membersihkan ratusan makam para pahlawan yang ditata berderet rapi dengan dominasi cat warna putih.

Ditemui di area pemakaman yang sudah banyak mengalami perubahan tersebut, pria paruh baya itu juga mengatakan jika suasana makam dulu dan sekarang sudah berbeda, kini semakin bersih dan rapih.

“Pagi dan sore, itu yang saya datang bersihkan ini. Tapi kalau momen kaya gini saya biasa datang lebih awal untuk membersihkan,” kata Yasin saat ditemui di makam pahlawan, Kamis (10/11/2022).

Baca Juga :   Pemohon SIM di Probolinggo Dilayani "Pejuang"

Pria yang baru satu bulan menjadi tukang bersih-bersih makam itu juga tak banyak mengeluhkan pekerjaannya. Bahkan, ia merasa bangga dengan apa yang dilakukan saat ini sebagai tukang bersih-bersih.

Apalagi di momentum hari pahlawan seperti ini, ia ingin menjadi orang permata yang mempersiapkan kebutuhan masyarakat yang ingin mengenang jasa para pahlawan.

“Kaya tadi ada ada acara di makam ini, saya harus datang lebih awal sebelum acara dimulai, kadang habis subuh sudah berangkat,” ujarnya.

Kurang lebih ada sekitar 200 makam pahlawan yang ia bersihkan setiap harinya. Bukan rasa capek, malah rasa bangga ia rasakan saat diberi mandat sebagai penjaga para makam pahlawan.

Baca Juga :   Ultah dan Peringati Hari Pahlawan, Bupati Nobar ‘Sang Kyai’

Satu persatu, makam pahlawan yang kotor dengan bunga-bunga kering ia bersihkan. Selain itu, rumput juga selalu ia rapikan.

Suka duka menjadi tukang sapu selama sebulan juga tak banyak ia rasakan. Menurutnya, tugas baru yang ia kerjakan adalah tugas mulia dan barokah untuk keluarganya.

“Ini adalah makam pahlawan, saya nggak takut apa-apa, kalau niatnya baik, niat kerja, insyaallah nggak akan ada apa. Bismillah itu,” kata Yasin.

Sebelum bersedia menjadi tukang bersih-bersih makam, ia awalnya mendapat banyak cerita dari penjaga makam yang lama. Hal mistis dan hal aneh juga banyak ia dengarkan.

“Hati-hati disini ada penunggunya, yang katanya tinggi besar warna hitam. Tapi saya tak menghiraukan itu, pahlawan juga berjuang, insyaallah saya aman,” katanya sambil membersihkan bunga kering di makam.

Baca Juga :   Berkenalan dengan Tiga Pahlawan yang Jarang Diketahui

Hingga kini ia berharap agar pemuda di masa ini bisa meniru perjuangan para pahlawan yang telah gugur. Yasin juga bertekad untuk memberikan yang terbaik untuk makam para pahlawan. (don/yog)