Pasuruan Bicara: Kelaikan Infrastruktur Lebih Penting Ketimbang Bantuan

200
Para narasumber saat hadir dalam program Pasuruan Bicara: Memaksimalkan APBD yang berlangsung di Penting Art, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Selasa (6/12/2022).

Tutur (WartaBromo.com) – Pemkab Pasuruan menganggarkan sekitar Rp120 miliar pada APBD tahun 2023 untuk perbaikan jalan. Dewan siap mengawal sampai tuntas.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, dalam program diskusi Bolo Dewan Menyapa, Pasuruan Bicara dengan tema “Memaksimalkan APBD” di Petong Art, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Selasa (06/12/2022).

Diskusi yang digagas WartaBromo ini juga menghadirkan tiga kepala desa, yakni Kepala Desa Andonosari, Ahmad Pujianto; Kepala Desa Tunggulwulung, Agung Fathur Rohman; Kepala Desa Sumbersuko, Saiful Maarif.

Ketiga kepala desa tersebut bercerita bagaimana kondisi infrastruktur jalan di desanya masing-masing. Mereka sepakat bahwa infrastruktur adalah hal penting untuk benar-benar diperhatikan.

Baca Juga :   Sebelum Jadi Staf Ahli MPR, Rahma Sarita Pernah Gagal Nyaleg Dapil Pasuruan-Probolinggo

“Bahkan di desa saya, waktu saya sosialisasi program pekerja migran dari disnaker, warga malah responnya, lebih baik jalan diperbaiki daripada program-progran bantuan,” kata Pujianto.

Menanggapi cerita dari para kepala desa, Andri mengaku, proses pembahasan APBD tahun 2023 cukup alot hingga akhirnya disepakati anggaran untuk infrastruktur sebesar Rp120 miliar.

Beberapa infrastruktur yang akan diperbaiki antara lain jalan di Desa Andonosari dan Jembatan Ngipik yang berada di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Andri menyebut Jembatan Ngipik merupakan ruas utama penghubung Kecamatan Pandaan dan Gempol. Namun sejak dihantam banjir dan ambrol pada tahun 2021 lalu, jembatan tersebut tak kunjung dibangun.

“Ribuan orang lewat tiap pagi. Sekarang ambrol dan sudah hampir 2 tahun tidak dibangun. Itulah kenapa kita ngotot agar segera dibangun,” ujar Andri.

Baca Juga :   Bersua Jack Jungle, Komunitas Pelestari Ikan Lokal di Pasuruan

Dalam sebuah kesempatan tanya jawab, salah satu warga meminta agar Andri mengawal soal perbaikan jalan di Kabupaten Pasuruan ini benar-benar berjalan dan tepat sasaran.

Menanggapi permintaan ini, Andri mengaku siap mengawal proses ini hingga terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Insyaallah akan terus saya perjuangkan,” kata Andri. (tof/asd)