Apresiasi Lomba Patrol, Gus Ipul : Tradisi yang harus Dilestarikan

443

Pasuruan (WartaBromo.com) – Momentum ramadhan identik dengan tradisi patrol. Kali ini, Lomba Patrol Resik – resik digelar di Gor Untung Suropati untuk menjaga tradisi agar tak hilang.

Antusias peserta dan penonton dalam kegiatan tersebut terlihat sejak pukul 19.30 wib sebelum kegiatan dibuka. puluhan komunitas juga sudah datang sejak awal.

Saifullah Yusuf, Walikota Pasuruan yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, gelaran Lomba Patrol kali ini meriah dengan diikuti oleh para peserta dari Kota, Kabupaten Pasuruan dan daerah lainnya di Jawa Timur.

Menurutnya, dari sejumlah tradisi yang di ada di sejumlah negara. Indonesia memiliki tradisi unik di saat bulan suci ramadhan. Salah satunya yakni Patrol, salah satu tradisi unik di bulan puasa untuk membangunkan atau mengingatkan masyarakat sahur.

Baca Juga :   HUT RI Ke-74, DP3AKB Kota Pasuruan Berikan Layanan KB dan Papsmear 

“Saya apresiasi, tradisi umat islam khususnya di Jawa Timur ini bisa dilombakan, dipelihara dan kita bersyukur yang meneruskan adalah anak-anak muda,” kata Gus Ipul saat membuka kegiatan tersebut, Jumat (31/3/2023).

Gus Ipul juga berharap agar tradisi musik patrol ini bisa terus dilestarikan oleh kaum muda. Harapannya, tradisi islam di bulan suci ramadhan ini tidak hilang.

“Insyallah patrol tidak akan punah, patrol akan terus berkembang seiring dengan perkembangan jaman,” tuturnya.

Sementara itu, Baharudin Akbar Wahyudi, Ketua Panitia Lomba Patrol Resik – resik mengatakan, Kegiatan yang awalnya diinisiasi oleh Karang Taruna Kecamatan Purworejo diharapkan bisa memberi semangat anak muda agar terus melestarikan budaya patrol.

Baca Juga :   Kasus Konfirmasi Hampir Tembus 200, Pemkot Akan Beli Mesin PCR

Setidaknya ada 18 peserta. 14 peserta dari Kota Pasuruan, 2 dari Kabupaten Pasuruan dan 2 lagi dari Blitar. 1 grup berisi 10 orang dengan total peserta yakni 180 orang. Para peserta kali ini memperebutkan hadiah menarik yang telah disediakan oleh panitia.

“Total 18 peserta, dengan kegiatan selama dua hari hingga sabtu esok,” katanya. (don/yog)