Mengenal Pj Bupati Pasuruan Andriyanto dari Karir hingga Harta Kekayaan

718
Mantan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan Pj Bupati Pasuruan Andriyanto

Pasuruan (WartaBromo.com) – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa telah melantik Andriyanto, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur sebagai Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan.

Lalu, siapakah sosok Andriynto yang diberi kepercayaan oleh Khofifah untuk memimpin Kabupaten Pasuruan selama setahun ke depan ini?

Jenjang Pendidikan

Lahir dari keluaga tidak mampu di Kabupaten Malang, Andriyanto mulai berfikir untuk bekerja di saat ia duduk di bangku kelas 5 SD. Ia bekerja memberikan les privat pada adik-adij kelasnya yang belum bisa baca tulis.

“Pendidikan saya warna-warni. Saya lahir dari keluarga tidak mampu. Kelas 5 SD itu saya ngelesi. Uang les lesan itu diambil ibu,” curhat Andriyanto saat silaturahmi dengan DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (2/10/2023).

Baca Juga :   Dewan Sepakat Usulkan Nur Cholis Sebagai Pj Bupati Pasuruan

Ia melanjutkan jenjang pendidikannya di SMP dan SMA di Malang, kemudian SI Fakultas Hukum UB, S2 epidomologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dan S3 BSDM Universitas Airlangga.

Jabatan Pemerintahan

Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Penelitian Daerah Jawa Timur, Ia juga pernah menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Selain itu juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Kependudukan, serta PJ sekda Kabupaten Trenggalek.

Harta Kekayaan

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang didapatkan wartabromo dari website resmi e-LHKPN KPK, Jumat (6/10/2023), jumlah harta Andriyanto tercatat sebesar Rp 2,9 miliar, tepatnya Rp 2.902.422.034.

Secara rinci, total kekayaan tersebut meliputi tanah dan bngunan Rp 1.040.000.000, alat transportasi dan mesin Rp 175.000.000 meliputi 2 kendaraan motor metic dan 1 mobil Honda BRV.

Baca Juga :   Mas Dion Sambut Pj Bupati Pasuruan - 'Banjir, Kekeringan, Perbaikan Infrastruktur Kalo Bisa Dikejar, Kita Support'

Kemudian harta bergerak lainnya Rp 80.000.000, kas setara kas sebesar Rp 1.497.422.034 dan harta lainnya sebesar Rp 110.000.000. Seluruhnya harta periodik 2022 itu dilaporkan pada 14 Maret 2023 lalu. (lio/yog)