Usai Salurkan Syahwatnya, Sopir Truk Ancam Bunuh Anak Tirinya

1210

Sumberasih (WartaBromo.com) – Aksi NS yang jadikan anak tirinya budak nafsu, berlangsung sejak 2019 silam. Setiap usai menggagahi korban, pelaku mengancam akan membunuh jika korban berani cerita.

Hasil penyelidikan polisi, aksi bejat NS itu bermula pada 2019 silam. Ketika itu, suatu malam, sekitar pukul 01.00 WIB, korban masuk ke dalam putri tirinya itu.

Saat itu, korban masih belum tidur. “Oleh pelaku, korban diberi air putih dan disuruh minum sampai habis. Setelah meminumnya, korban pun tidur,” ujar Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani, Jumat (1/12/2023).

Ketika korban tidur itulah, pelaku melancarkan aksinya yang pertama kali. Korban digumuli. Pengakuan pada polisi, sejak saat itu hingga sebelum tertangkap kemarin, sedikitnya 20 kali korban digauli.

Baca Juga :   Wanita ini Jadi Korban Begal Payudara, hingga Kata KPU Kota Pasuruan soal Kabar Gus Ipul Nyalon Wali Kota | Koran Online 28 Juli

Setelah puas menyalurkan hasratnya, tersangka selalu mengancam korban. Agar tidak memberitahukan perbuatan tersebut kepada siapapun.

“Mendapat ancaman tersebut, korban tidak berani melaporkan ayah tirinya itu, aksi tersangka masih berlanjut hingga tahun 2023,” tandas Wadi.

Korban yang semakin berkembang, membuat hasrat bapak tiri bejat ini semakin menjadi. Hingga akhirnya korban tidak kuat dan melapor pada pamannya. Atas dasar laporan itu, polisi langsung menangkap pelaku.

Diwartakan sebelumnya, seorang sopir truk asal Sumberasih, terpaksa dijemput Satreskrim Polresta Probolinggo. Polisi mengamankan pria berinisial NS (34), setelah mendapat laporan atas pencabulan yang dilakukan pada anak tirinya sendiri, Z (13).

Ironisnya, aksi pencabulan itu dilakukan sejak korban berusia 9 tahun. Atau tepatnya ketika ia masih duduk di bangku kelas 4 SD. (lai/saw)