Pasuruan Menuju Kota Berbasis Wisata, Religi dan Heritage

56

Pasuruan (WartaBromo.com) – Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, (01/12/23).

Dalam sambutannya, Gus Ipul menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan pembangunan di Kota Pasuruan.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam mensukseskan pembangunan selama saya memimpin di Kota ini. Banyak potensi-potensi di Kota Pasuruan yang perlu dikembangkan lagi dengan strategi yang tepat, terlebih lagi yang berbasis wisata, religi dan heritage,” kata Gus Ipul di Gedung Gradika Kota Pasuruan.

Dalam arahannya, Gus Ipul menyampaikan di tahun 2025-2045 merupakan tahapan perencanaan jangka panjang yang mengintegrasikan antara pusat, provinsi dan daerah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Tantangan utama untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045 adalah menghadapi ketidakpastian, era disrupsi (perubahan yang sangat cepat), serta kapasitas pemerintah menjawab tuntutan masyarakat terhadap layanan,” ujarnya.

Dalam hal ini, Gus Ipul menyampaikan 11 isu strategis RPJPD Kota Pasuruan pada tahun 2025-2024. Diantaranya pada sektor kesehatan, sektor pendidikan, sektor sosial.

Juga sektor pembangunan, sektor kearifan lokal, infratstruktur, ketahanan pangan, penguatan kota sebagai kota jasa dan pembangunan, investasi, kemandirian fiskal hingga layanan publik prima.

Dalam forum ini juga, Gus Ipul berharap untuk kedepannya dapat melanjutkan apa yang sudah dikerjakan dan melakukan peningkatan dari tahun sebelumnya.

“Sekali lagi untuk bisa bekerja dengan baik, menggali potensi untuk meningkatkan perekonomian Kota Pasuruan. Sebentar lagi kita akan memiliki taman tematik sebagai pariwisata terintegrasi,” kata Gus Ipul.

Di sisi lain, Gus Ipul mengakui, di tengah potensinya yang terbatas, pariwisata menjadi sektor yang diyakininya bisa membawa kota Pasuruan lebih hidup dan maju.

Geliat itu pun tampak dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah fasilitas terus dibangun, ditata ulang, demi memastikan kenyatamanan para pengunjung. Seperti area Taman Kota, Taman Sekargadung, hingga Alun-alun. (jun/asd