Tahun 2024, Pemkot Targetkan Angka Prevalensi Stunting Turun Hingga 5 Persen

22

Pasuruan (WartaBromo.com) – Prevalensi stunting masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemkot Pasuruan. Tahun 2024 ini, prevalensi stunting ditarget turun hingga lima persen.

Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo mengungkapkan, sampai sekarang pemkot masih terus berupaya untuk menurunkan prevalensi stunting.

Upaya tersebut melalui berbagai program percepatan, rembug stunting hingga kolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk menangani kasus stunting.

Adi menilai penanganan stunting memang memerlukan kolaborasi dengan banyak pihak. Sebab dalam kasus stunting tidak melulu soal gizi saja, namun aspek sosiologi seperti kultur, SDM, dan ekonomi.

“Tim percepatan penurunan stunting (TPPS) harus berkolaborasi sesuai kewenangan masing-masing,” kata Adi, Kamis (30/05/2024).

Angka prevalensi stunting di Kota Pasuruan pada tahun 2023 tercatat mengalami penurunan. Tahun 2022, prevalensi stunting di Kota Pasuruan berada di angka 21,1%. Sementara tahun 2023, prevalensi stunting berada di angka 11,7%.

Pemkot, menurut Adi, tahun ini masih terus menekan angka prevalensi stunting. Ia menargetkan angka prevalensi stunting tahun ini bisa mencapai 5%.

“Ini tentu tidak mudah. Harus ada upaya lebih dan inovasi serta dukungan seluruh pihak. Tahun ini kami juga akan memanfaatkan program CSR salah satu perusahaan untuk penanganan stunting,” ujar Adi. (tof/**)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.