Ada 6 Kematian Kasus DBD, Ini Langkah Pemkot Probolinggo

48

Probolinggo (WartaBromo.com) – Menjelang pertengahan tahun 2024, Kota Probolinggo mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Dari awal Januari hingga pekan pertama Juni, telah tercatat sebanyak 353 kasus DBD yang mengakibatkan 6 penderita meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan-P2KB Kota Probolinggo, Nurul Hasanah Hidayati, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Asri Wahyuningsih, mengungkapkan bahwa angka ini merupakan yang tertinggi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

“Sampai akhir Mei, dengan jumlah penderita meninggal sebanyak 6 kasus, 341 kasus DBD tersebut menjadi angka tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir,” ujar Asri.

Lonjakan kasus DBD ini telah menjadi perhatian serius bagi Dinas Kesehatan-P2KB Kota Probolinggo. Dalam upaya mengatasi masalah ini, Dinas Kesehatan telah mengumpulkan para bidan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyakit DBD.

Baca Juga :   Motor Pasien Puskesmas Bantaran Digondol Maling Bertopeng Ala Ninja

Langkah ini termasuk memberikan informasi tentang pentingnya penanganan dini, yang bisa menyelamatkan nyawa penderita.

Salah satu tindakan preventif yang ditekankan adalah segera merujuk anak yang mengalami demam tinggi ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Untuk mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat.

Asri menambahkan bahwa lingkungan yang kurang bersih berperan besar dalam penyebaran DBD. Nyamuk Aedes aegypti yang membawa penyakit mematikan ini, tidak hanya berkembang biak di musim penghujan saja.

“Tidak harus saat musim hujan, sering kali virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti berasal dari selokan yang tidak mengalir dengan baik, atau bisa juga dari bak mandi yang tidak dikuras berminggu-minggu,” jelasnya.

Baca Juga :   Dokter-Perawat RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo Berstatus ODR

Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan dan perilaku hidup sehat sangat penting untuk mencegah penyebaran DBD.

Langkah lainnya adalah dengan fogging alias pengasapan. Tingginya angka kasus DBD, membuat petugas telah melakukan 51 fogging.

Pengasapan bukan salah satu cara yang efektif untuk mencegah penyakit DBD. Karena hanya membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik nyamuk masih terus tumbuh.

Dinkes-P2KB Kota Probolinggo terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan tindakan preventif agar dapat menekan jumlah kasus DBD di wilayah tersebut. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.