Tren Penurunan Partisipasi Pilkada di Kabupaten Probolinggo, KPU Tingkatkan Sosialisasi

113

Probolinggo (WartaBromo.com) – Kabupaten Probolinggo telah mengalami penurunan partisipasi masyarakat dalam 3 kali penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah (pilkada). Meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo menargetkan tingkat partisipasi sebesar 77,6 persen pada tahun ini.

Pilkada langsung pertama di Kabupaten Probolinggo diadakan pada tahun 2008 dengan partisipasi masyarakat mencapai 78 persen, di mana 646.073 warga menggunakan hak suaranya dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 824.782 orang.

Pada pemilihan umum berikutnya di tahun 2013, partisipasi menurun menjadi 75 persen dengan 629.190 pemilih dari DPT yang berjumlah 842.890 orang.

Tren penurunan ini berlanjut pada pemilihan terakhir tahun 2018, dengan tingkat partisipasi hanya mencapai 73 persen atau 628.896 pemilih dari DPT sebanyak 845.901 orang.

Baca Juga :   Dua Mantan Wali Kota Probolinggo Berebut Rekomendasi PPP

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Aliwafa, mengakui realitas yang menunjukkan tren penurunan partisipasi dari tahun ke tahun.

“Beda dengan Pemilu presiden atau caleg yang partisipasinya terus naik setiap gelarannya. Untuk pemilukada justru turun trennya,” katanya pada Jumat (28/6/2024).

Meski menghadapi tantangan penurunan partisipasi, KPU Kabupaten Probolinggo optimis dapat mengubah tren ini melalui berbagai upaya yang dilakukan.

Ia mengungkapkan bahwa target partisipasi masyarakat untuk Pilkada 2024 mendatang adalah 77,6 persen.

“Target tersebut lebih tinggi dari pencapaian pemilukada sebelumnya. Kami terus bekerja keras untuk mencapai target ini,” ujar Aliwafa.

Aliwafa menyebutkan bahwa salah satu strategi untuk meningkatkan partisipasi adalah dengan memperluas kegiatan sosialisasi kepada masyarakat.

Baca Juga :   Real Count Sementara KPU, Dapil 5 Didominasi Pendatang Baru

“Kami akan memberikan pemahaman bahwa satu suara sangat penting untuk menentukan masa depan Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Selain itu, KPU Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan 120 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 72 sekretariat yang akan bekerja maksimal untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

“Termasuk juga para petugas di 330 desa dan kelurahan. Dengan upaya bersama ini, kami berharap bisa mencapai target partisipasi yang lebih tinggi,” tambah Aliwafa. (aly/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.