Tiris (WartaBromo.com) – Suasana belajar mengajar di SMAN 1 Tiris, Kabupaten Probolinggo, mendadak berubah mencekam.
Atap salah satu ruang kelas roboh ketika kegiatan belajar sedang berlangsung, Jumat (29/8/2025) pagi. Puluhan siswa mengalami trauma akibat insiden tersebut.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat siswa kelas X-A tengah mengikuti pelajaran.
Tanpa tanda-tanda sebelumnya, bagian plafon ruangan mendadak ambruk, menimpa meja, kursi, dan mengenai sejumlah siswa.
Kepanikan tak terelakkan, para pelajar langsung berhamburan keluar kelas demi menyelamatkan diri.
Seorang guru Bahasa Inggris, Ahmad Subayri, S.Pd, mengaku suara runtuhnya plafon terdengar sangat keras hingga membuat seluruh warga sekolah terkejut.
“Kami segera mengevakuasi siswa yang terluka dan membawanya ke UKS. Suasananya benar-benar panik,” ujarnya.
Kapolsek Tiris, Iptu Syamsul Arifin, membenarkan peristiwa tersebut. Polisi yang mendapat laporan sekitar pukul 12.30 WIB langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.
“Dari pengecekan awal, diduga plafon runtuh akibat kelembaban udara tinggi serta getaran gempa ringan yang sempat mengguncang wilayah Probolinggo beberapa hari lalu,” jelasnya.
Akibat kejadian ini, guru Ahmad Subayri mengalami pusing usai tertimpa material plafon, sementara seorang siswa bernama Muhammad Risky mengalami luka ringan di tangan.
Tak hanya itu, 35 siswa lainnya dilaporkan mengalami pusing dan trauma akibat kaget saat plafon tiba-tiba ambruk.
Syamsul menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun aktivitas belajar di kelas tersebut untuk sementara dihentikan sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak sekolah dan dinas terkait. (aly/saw)