Rumah Hancur Disapu Erupsi Semeru, Warga Supiturang Tempati Huntap Bumi Semeru Damai

6

Lumajang (WartaBromo.com) – Satu pekan setelah erupsi Semeru kembali mengguncang wilayah Lumajang, suasana berbeda mulai terlihat di kawasan Bumi Semeru Damai, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro.

Puluhan warga dari Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, yang kehilangan rumah akibat bencana, perlahan mulai menempati hunian tetap yang telah disediakan pemerintah.

Dengan bantuan aparat kepolisian, mereka mengangkut barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari reruntuhan rumah mereka.

Warga yang terdampak erupsi di Blok Kamar A, Desa Supiturang, mengatakan mereka tidak punya pilihan lain selain pindah ke lokasi relokasi tersebut.

“Sekarang ini kan rumah sudah hancur pak, rata dengan tanah. Maka kami menempati disini, sudah tidak ada rumah lagi,” tutur salah satu warga, Aminah, Sabtu (29/11/2025).

Selain kondisi rumah yang porak-poranda, wilayah tempat tinggal mereka juga telah ditetapkan sebagai zona merah, kawasan rawan bencana tingkat tinggi. sehingga tak lagi aman untuk dihuni.

Hunian baru yang kini mereka tempati bukanlah kawasan yang asing. Bumi Semeru Damai telah dibangun sejak erupsi besar pada 2021, berdiri di atas lahan sekitar 90 hektare sebagai kawasan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) untuk para penyintas.

Namun, perjalanan relokasi tidak selalu berjalan mulus. Banyak warga pada masa itu urung menetap karena lokasi yang jauh dari sumber penghasilan, hingga akhirnya memilih kembali ke kampung halaman meski penuh risiko.

“Ya mau bagaimana lagi ya pak, pekerjaan kami kan ada di sana. Seperti ladang, ternak. Waktu itu masih bisa kami perbaiki, jadi ya disana. Tapi sekarang ini sudah tidak bisa lagi,” sahut warga lain yang baru menempati Huntap, Imron.

Selanjutnya, baik Imron maupun Aminah masih kebingungan bagaimana harus mencari nafkah. Sebab kondisi ladang mereka yang harusnya siap panen, luluh lantak diterjang erupsi Semeru.

Kini, setelah erupsi kembali terjadi pada 2025, warga kembali mengisi kawasan tersebut. Mereka berharap relokasi kali ini tidak hanya soal memindahkan tempat tinggal, tetapi juga memastikan keberlanjutan hidup mereka.

Para warga meminta pemerintah memperhatikan kebutuhan pekerjaan agar mereka bisa kembali bangkit tanpa harus mempertaruhkan keselamatan. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.