Ada Kecelakaan Sekeluarga Meninggal di Beji Saat Melintas di Rel, KAI Berharap Warga Lebih Waspada

50

Beji (WartaBromo.com) – KA Mutiara Timur relasi Surabaya Pasar Turi–Ketapang tertemper sebuah mobil di perlintasan sebidang tanpa penjaga (JPL 88) pada Minggu (30/11), sekitar pukul 10.19 WIB. Insiden terjadi di KM 41+4/5, petak jalan antara Stasiun Porong–Bangil, tepatnya di Jalan Selokambang, Kelurahan Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Rangkaian dan lokomotif kereta dilaporkan dalam kondisi aman oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP). Setelah pengecekan, perjalanan KA Mutiara Timur kembali dilanjutkan pada pukul 10.25 WIB.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini dan mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api. Warga diminta berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas, baik di perlintasan yang dijaga maupun tidak dijaga.

Luqman juga mengingatkan bahwa aturan terkait prioritas perjalanan kereta telah diatur dalam undang-undang. Pasal 114 UU Nomor 22 Tahun 2009 mewajibkan pengendara berhenti, melihat, dan mendengar sebelum melintas. Sementara Pasal 124 UU Nomor 23 Tahun 2007 menegaskan bahwa pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api di titik perpotongan sebidang.

“KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api. Namun, keselamatan membutuhkan kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Selokambang, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 10.19 WIB. Sebuah mobil sedan L 1519 ABJ yang ditumpangi satu keluarga tertabrak Kereta Api Mutiara Timur yang melaju dari Surabaya menuju Banyuwangi.

Mobil yang datang dari arah utara ke selatan itu diduga melintas bersamaan dengan kereta dari arah barat ke timur. Benturan keras tak terhindarkan, membuat kendaraan terseret dan ringsek berat. (red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.