Beji (WartaBromo.com) – Pasca kecelakaan maut yang menewaskan satu keluarga di perlintasan tanpa palang pintu Dusun Selokambang, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, kini akses di lokasi tersebut resmi ditutup untuk kendaraan roda empat. Penutupan dilakukan oleh petugas KAI bersama warga dan sejumlah pihak terkait pada Minggu siang (30/11/2025).
Langkah cepat ini diambil sebagai tindak lanjut peningkatan keselamatan di perlintasan yang selama ini dikenal curam dan kerap dilalui pengendara tanpa berhenti.
Irfan, salah satu Kepala Peleton Polsuska yang berada di lapangan, menyampaikan bahwa penyempitan jalur dilakukan untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa.
“Untuk tindak lanjut demi keselamatan bersama, kita melakukan penyempitan perlintasan. Jalan di sini tanjakan, dan biasanya pengendara langsung nyelonong. Jadi kita lakukan penyempitan,” jelasnya.
Dengan penyempitan tersebut, perlintasan kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Sementara roda empat, mulai hari ini, tidak lagi diizinkan melintas di jalur tersebut.
Pantauan WartaBromo menunjukkan, petugas KAI bersama warga sejak siang sudah memasang pembatas jalan permanen. Akses utama ditutup dan disesuaikan hanya untuk lebar kendaraan bermotor roda dua.
Sementara itu, area lokasi terlihat masih ramai warga yang datang melihat kondisi perlintasan. Suasana haru masih terasa, mengingat empat korban yang meninggal adalah satu keluarga dari kawasan Gondanglegi Cangkringmalang Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan. (fir/red)




















