Pasuruan (WartaBromo.com) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet asal Kota Pasuruan, Jawa Timur, di ajang SEA Games Thailand 2025. Pasangan kakak beradik Annabella Putri Yohana dan Emilia Putri Rahmanda sukses mempersembahkan medali perak untuk Timnas Biliar Indonesia dari nomor beregu putri cabang snooker.
Keduanya tampil gemilang sejak babak awal hingga melaju ke partai final. Dalam perjalanan menuju laga puncak, pasangan asal Pasuruan ini berhasil menumbangkan Laos dan Singapura.
Namun di final, Annabella dan Emilia harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Thailand lewat laga ketat dengan skor tipis 3–2.
Meski gagal merebut emas, Annabella menegaskan bahwa capaian tersebut tetap menjadi hasil yang patut disyukuri.
“Iya, saat ini sudah dapat dua medali perak. Di nomor tim dapat dua perak sama kakak. Masih ada satu nomor lagi, yaitu single,” ujar Annabella kepada Wartabromo.
Ia mengungkapkan, laga final melawan Thailand berlangsung sangat menegangkan. Lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan, melainkan atlet dengan rekam jejak juara dunia.
“Final lawan tuan rumah dengan track record mereka yang sudah world champion. Tapi kita bisa mengontrol diri dan tidak ada rasa takut,” katanya.
Annabella mengakui peluang emas sebenarnya terbuka lebar. Saat skor imbang 2–2, kesalahan kecil justru menjadi penentu.
“Kesalahan di kita sendiri sebenarnya bisa emas. Di skor 2–2, bola warna hijau lepas, akhirnya kalah dihabiskan oleh Thailand sampai bola akhir,” tuturnya.
Meski demikian, perjuangan Annabella belum berakhir. Ia masih turun di nomor tunggal putri dan menunjukkan performa menjanjikan.
Pada babak perempat final SEA Games 2025 Women Snooker Single, Annabella berhasil mengamankan kemenangan untuk Indonesia setelah menaklukkan Nimith Inthavong asal Laos dengan skor 3–1.
Capaian Annabella dan Emilia menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Pasuruan. Sebagai pasangan kakak adik, keduanya tidak hanya membawa nama Indonesia di kancah Asia Tenggara, tetapi juga mengharumkan daerah asalnya melalui kerja keras, disiplin latihan, dan mental bertanding yang kuat.
Dengan satu nomor tersisa di sektor tunggal, peluang menambah medali bagi Indonesia dan Pasuruan masih terbuka lebar. (don)





















