Diserang Brutal di Dekat Gapura Desa, Pria di Probolinggo Dibacok Gerombolan Remaja, 21 Orang Diamankan Polisi

164

Besuk (WartaBromo.com) – Aksi kekerasan jalanan terjadi Kabupaten Probolinggo. Moh. Maulid Dani (19) menjadi korban penganiayaan berat setelah dibacok secara brutal oleh sekelompok orang di jalan raya dekat gapura Desa Krampilan, Kecamatan Besuk, Sabtu malam (3/1/2026).

Akibat serangan tersebut, Dani yang merupakan karyawan koperasi, mengalami luka bacok serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolsek Besuk AKP Suhartono membenarkan peristiwa penganiayaan secara bersama-sama tersebut. Ia menyampaikan, seluruh terduga pelaku telah diamankan dan penanganan perkara kini dilimpahkan ke Polres Probolinggo.

“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban mengalami luka bacok. Para pelaku sudah kami amankan dan proses hukumnya dilanjutkan di Polres Probolinggo,” ujar AKP Suhartono, Senin (5/1/2026).

Berdasarkan informasi yang didapat WartaBromo, peristiwa bermula saat korban Dani menghabiskan waktu bersama Afin, tetangganya dengan minum kopi di kawasan Gelora Kraksaan sekitar pukul 20.30 WIB. Sekitar dua jam kemudian, korban dan temannya pulang menuju Desa Sindetami, Kecamatan Besuk, dengan mengendarai sepeda motor.

Tanpa diduga, korban yang tengah melintas di jalan raya Kraksaan-Besuk, dihentikan sekelompok pengendara sepeda motor tak dikenal. Lokasi di sekitar tikungan Rayati, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan.

Karena diadang gerombolan orang, Dani berusaha menghindar dengan melajukan kendaraannya ke arah selatan. Namun, gerombolan tersebut mengejarnya. tepatnya di sekitar gapura Desa Krampilan, korban berhasil dihentikan.

Para pelaku sempat menanyakan asal korban dengan nada mengintimidasi. “Mereka bertanya, ‘kamu dari Sumurdalam?’ Korban menjawab bukan. Namun meski sudah dijelaskan, para pelaku tetap melakukan pengejaran,” jelas Suhartono.

Merasa terancam, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah area persawahan. Namun upaya tersebut gagal setelah korban terjatuh.

Dalam kondisi tak berdaya, salah satu pelaku diduga mengeluarkan celurit dan langsung membacok korban hingga mengenai punggung sebelah kanan.

Usai melancarkan aksinya, para pelaku meninggalkan korban dalam kondisi terluka parah dan melarikan diri. Korban kemudian ditolong warga dan dibawa ke Puskesmas Besuk untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Karena luka yang dialami cukup serius, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Waluyo Jati guna menjalani perawatan lanjutan. “Korban sempat ditangani di puskesmas, lalu dirujuk ke rumah sakit karena kondisi lukanya cukup parah,” tambahnya.

Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan 21 orang terduga pelaku, yang mayoritas masih berusia di bawah umur. Setelah diamankan di Polsek Besuk, mereka kemudian dibawa ke Mapolres Probolinggo.

Sementara itu, Kepala Desa Sindetami, Saiful Bahri, mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa warganya. Menurutnya, hingga kini korban masih dirawat di rumah sakit dan mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

“Kondisi korban masih di rumah sakit dan masih trauma,” kata Saiful.

Ia juga mengungkapkan bahwa selain dibacok, korban diduga mengalami perampasan harta benda oleh para pelaku. Telepon seluler dan sejumlah uang milik korban dilaporkan ikut raib.

“Kami berharap proses hukum berjalan sesuai aturan. Ini harus menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya. (aly/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.