Jual Truk Lewat FB, Warga Gondang Wetan Jadi Korban Penipuan Transfer Palsu

195

Pasuruan (WartaBromo.com) – Niat menjual truk melalui media sosial Facebook berujung petaka bagi Nor Ismail (30), warga Dusun Podokaton, Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan. Ia menjadi korban penipuan bermodus transfer palsu dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa itu bermula saat salah satu anggota keluarga korban, Nur Huda, memposting penjualan satu unit dump truck Mitsubishi Canter HDV warna kuning bernopol S-9178-WG pada 26 Desember 2025 dengan harga awal Rp230 juta. Keesokan harinya, sekitar pukul 06.25 WIB, postingan tersebut ditanggapi seseorang yang mengaku bernama Rudi Sugianto.

“Dia mengaku anggota TNI yang berdinas di Surabaya dan sepakat membeli truk dengan harga Rp227 juta,” ujar Nor Ismail kepada wartabromo.com, Senin (5/1/2026).

Pelaku kemudian meminta agar unit diambil sore hari melalui orang yang disebut sebagai keponakannya. Lokasi COD disepakati di Desa Randugong, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

Tak lama setelah nomor rekening BNI dikirim melalui WhatsApp, korban menerima bukti transfer. Namun saat dicek di ATM wilayah Kejayan dan Basmallah Kejayan, dana tidak kunjung masuk. Bahkan kartu ATM korban mendadak tidak bisa digunakan.

“Dibilang gangguan, lalu katanya harus ke customer service BNI. Tapi setelah dicek ke bank, ternyata tidak ada transfer sama sekali dan kartu sudah diblokir,” jelasnya.

Truk tersebut diketahui atas nama Hamzah, kakak kandung Nor Ismail. Atas kejadian itu, korban akhirnya melapor ke Polres Pasuruan.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporan sudah diterima akhir Desember lalu. Kasus ini sedang kami tangani,” kata Joko. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.