Panas, PKL Depan Stasiun Pasuruan Tantang Satpol PP saat Ditertibkan

438

Pasuruan (WartaBromo.com) – Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan trotoar pasar dan depan Stasiun Kota Pasuruan berlangsung panas pada Selasa (6/1/2026) pagi. Sejumlah pedagang menolak ditertibkan, bahkan sempat mendorong dan melontarkan makian kepada petugas Satpol PP.

Kericuhan terjadi saat petugas mulai membongkar lapak PKL yang berdiri di atas trotoar. Salah satu pedagang terlihat emosional, menantang petugas untuk berkelahi dan menolak dipindahkan dari lokasi berjualan yang dilarang.

Meski mendapat perlawanan, petugas Satpol PP tetap bertindak tenang dan tidak terpancing emosi. Lapak-lapak PKL akhirnya berhasil dibongkar dan dipindahkan menjauh dari area trotoar yang seharusnya digunakan pejalan kaki.

Kepala Satpol PP Kota Pasuruan, Basuki, mengatakan penertiban tersebut terpaksa dilakukan karena para pedagang telah berulang kali mendapat peringatan, baik secara lisan maupun tertulis.

“Kami sudah sering memberikan teguran kepada para pedagang. Namun tetap tidak diindahkan. Penertiban ini kami lakukan secara humanis,” ujar Basuki.

Menurutnya, keberadaan PKL di atas trotoar tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama di kawasan pasar dan stasiun yang memiliki aktivitas tinggi.

Untuk mencegah pedagang kembali berjualan di lokasi terlarang, Satpol PP berencana akan terus melakukan pengawasan di sekitar pasar dan Stasiun Kota Pasuruan.

“Ke depan akan kami pantau terus ada lagi PKL yang berjualan di area trotoar atau tidak,” tegasnya.

Penertiban ini menjadi peringatan bagi para PKL agar mematuhi aturan dan tidak menggunakan fasilitas umum sebagai tempat berjualan. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.