Pasuruan (WartaBromo.com) – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalur Pantura Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jumat (9/1/2026) pagi. Seorang remaja asal Kabupaten Jember dilaporkan meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya terpeleset lumpur banjir dan terlindas truk tronton.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, saat kondisi jalan licin akibat genangan air bercampur lumpur sisa banjir yang kerap melanda kawasan tersebut. Sepeda motor Honda bernopol M-4220-ND yang dikendarai Aldido Agus Tiano (19), warga Kecamatan Balung, Jember, melaju dari arah timur ke barat dengan membonceng Albyro Sadewa Putra (16).
Setibanya di lokasi kejadian, pengendara motor berusaha mendahului truk tronton Isuzu bernopol L-9617-UW yang melaju dari arah yang sama. Namun nahas, motor justru terpeleset akibat lumpur tebal di badan jalan. Pengendara kehilangan kendali, motor terjatuh ke kanan, dan penumpang terlempar hingga masuk ke kolong truk.
“Motornya kelihatan oleng, selip kena lumpur. Kejadiannya cepat sekali, tahu-tahu sudah jatuh dan terlindas roda belakang truk,” ujar Hadi Mulyono (66), saksi mata yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut, Albyro Sadewa Putra mengalami luka berat berupa patah terbuka pada lengan kiri, memar di dada, serta luka di beberapa bagian tubuh. Meski sempat dilarikan ke RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan, nyawanya tidak tertolong. Sementara pengendara motor, Aldido Agus Tiano, mengalami sejumlah luka lecet dan robek pada bagian kaki dan masih menjalani perawatan medis.
Truk tronton yang terlibat kecelakaan dikemudikan Heru Kurniawan (25), warga Kabupaten Jombang. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kendaraan yang terlibat guna penyelidikan lebih lanjut.
Warga sekitar menyebut, genangan air bercampur lumpur di Jalur Pantura Blandongan sudah lama menjadi ancaman bagi pengguna jalan, terutama saat musim hujan. Tidak sedikit pengendara yang terpeleset karena kondisi jalan yang licin.
“Kami berharap pemerintah segera menangani masalah banjir di sini. Jangan sampai kejadian seperti ini terus terulang dan memakan korban lagi,” kata Wahyudi Nisfi, warga setempat.
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota. Polisi mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur rawan banjir, terutama pada pagi hari dengan jarak pandang terbatas. (don)





















