Pasuruan (WartaBromo.com) – Peristiwa terbakarnya tubuh seorang pria di Kelurahan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jumat (9/1/2026) pagi, membuat warga sekitar panik. Sejumlah tetangga mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah suasana mendadak ramai dan teriakan minta tolong terdengar dari sekitar rumah korban.
Pria tersebut diketahui bernama H. Muslimin (53), seorang nelayan yang tinggal di Jalan Halmahera Gang SMP 11 RT 01 RW 04, Kelurahan Gadingrejo. Dalam kejadian itu, korban mengalami luka bakar serius hingga lebih dari 60 persen di bagian tubuhnya. Kepada petugas, korban mengaku api menyambar tubuhnya saat dirinya merokok dan hendak mengisi bensin. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.
Salmah (56), tetangga korban, mengatakan dirinya tidak mengetahui secara pasti awal mula kejadian. Ia hanya mendengar suasana kampung tiba-tiba ramai.
“Nggak tahu pasti, tiba-tiba ramai,” ujar Salmah.
Saat keluar rumah, Salmah melihat korban sudah berada di luar dengan kondisi tubuh terbakar. Warga sekitar tampak panik dan berusaha menolong dengan menyiramkan air menggunakan timba.
“Saya tahu itu orangnya keluar itu sudah digambyori (disiram) air di timba itu pak. Saya ndak tega. Bajunya itu sudah ndak ada, terbakar,” katanya.
Salmah juga menyebutkan bahwa korban sempat tidak pulang ke rumah selama beberapa hari sebelum kejadian. Hal itu membuat warga semakin terkejut saat mengetahui korban tiba-tiba mengalami insiden tersebut.
“Katanya beberapa hari itu ndak pulang. Tiba-tiba ramai, ternyata kejadian itu,” pungkasnya.
Kesaksian serupa disampaikan Suhar (62), tetangga yang rumahnya berada di belakang kediaman korban. Ia juga baru keluar rumah setelah mendengar keramaian warga.
“Saya juga ndak tahu awalnya. Keluar rumah sudah ramai, warga pada nolong,” ujarnya.
Menurut Suhar, saat kejadian di dalam rumah korban masih terdapat istri dan anaknya. Warga kemudian beramai-ramai membantu memadamkan api yang menyambar tubuh korban sebelum akhirnya korban dibawa ke rumah sakit. “Pas kejadian itu di dalam ada istri dan anaknya,” jelasnya.
Akibat insiden tersebut, H. Muslimin langsung dilarikan ke RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan untuk mendapatkan perawatan intensif. Kondisinya dilaporkan mengalami luka bakar cukup parah di sejumlah bagian tubuh.
Saat dimintai keterangan oleh petugas, korban menegaskan tidak ada unsur kesengajaan maupun pihak lain yang membakar dirinya. Ia mengaku api berasal dari rokok yang sedang dihisap dan diduga menyambar cairan bensin.
“Nggak ada yang ngobong pak, aku rokokan ate ngisi bensin,” ujar korban kepada petugas.
Petugas Polsek Gadingrejo bersama tim Inafis Polres Pasuruan telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Pasuruan, Aipda Junaedi, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab dan kronologi lengkap peristiwa tersebut.
“Masih proses penyelidikan serta memeriksa saksi,” jelasnya. (don)





















