Jauh-Jauh Urus Surat Kematian, Remaja Bangil Ini Kaget Namanya Justru Tercatat Meninggal

202

Pasuruan (WartaBromo.com) – Sebuah video unik sekaligus mengundang tawa getir viral di media sosial. Video tersebut diunggah akun Instagram @xiifamostu_ dan memperlihatkan curhatan seorang pria yang diduga bernama Moch Nafiudin (18), Dusun Satak Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Dalam video itu, Moch Nafiudin mengaku sangat kesal setelah mengalami kejadian tak terduga saat mengurus surat kematian. Ia menceritakan bahwa awalnya dirinya datang jauh-jauh ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pasuruan untuk mengurus administrasi surat kematian salah satu anggota keluarganya.

Namun, proses tersebut mengharuskannya kembali ke balai desa untuk melengkapi administrasi. Masalah muncul ketika surat keterangan kematian yang diterbitkan pihak desa justru mencantumkan namanya sendiri sebagai orang yang meninggal dunia.

Adoh-adoh nang Dukcapil, moro-moro surat kematian e aku tiba-tiba aku sing mati ( jauh-jauh ke Dukcapil, tiba-tiba surat kematian yang keluar justru menyatakan saya yang meninggalmeninggal), ” ujar pria dalam video tersebut.

Unggahan tersebut sontak menarik perhatian warganet. Beragam komentar bermunculan, mulai dari reaksi heran, lucu, hingga kritik soal ketelitian administrasi.

Video itu pun ramai dibagikan dan dikomentari oleh pengguna Instagram lainnya.

Menariknya, akun resmi Dukcapil Kabupaten Pasuruan juga ikut memberikan klarifikasi di kolom komentar. Dukcapil menegaskan bahwa surat keterangan kematian bukan merupakan produk dokumen Dukcapil, melainkan dokumen yang diterbitkan oleh pihak desa. Adapun dokumen resmi dari Dukcapil adalah akta kematian.

“Mohon maaf kak, untuk surat kematian bukan produk dokumen Dukcapil. Produk dokumen Dukcapil adalah akta kematian,” tulis akun tersebut.

Dalam komentar lanjutan, Dukcapil juga menegaskan bahwa kop surat dan tanda tangan pada surat tersebut bukan berasal dari instansinya, serta menyarankan agar dilakukan komunikasi dengan pihak desa untuk perbaikan data.

Hingga kini, video tersebut masih menjadi perbincangan warganet dan menjadi pengingat pentingnya ketelitian dalam pengurusan administrasi kependudukan, agar kesalahan data serupa tidak kembali terjadi. (red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.