Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Probolinggo Kampanyekan Pembatasan Plastik Sekali Pakai

58
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Haris, memunguti sampah di rute jalan sehat. (Foto : Diskominfo/Sholeh Adnan)

Kraksaan (WartaBromo.com) – Pemerintah Kabupaten Probolinggo memanfaatkan peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional 2026 untuk mengampanyekan pengurangan sampah dan plastik sekali pakai melalui kegiatan Probolinggo Happy Walk SAE 2026 di Alun-alun Kota Kraksaan, Sabtu (10/12026).

Kegiatan yang diprakarsai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo itu diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari aparatur sipil negara, pelajar, komunitas masyarakat, hingga penyandang disabilitas. Termasuk kontributor WartaBromo.com yang berangkat dari komunitas jurnalis.

Selain jalan kaki, peserta diminta memungut sampah di sepanjang rute sebagai simbol kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran publik terhadap persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di daerah.

“Persoalan lingkungan tidak bisa diselesaikan hanya dengan kebijakan, tetapi perlu perubahan perilaku,” kata Gus Haris, begitu ia disapa.

Happy Walk SAE 2026 mengambil rute di kawasan pusat Kota Kraksaan. Peserta berjalan dari Alun-alun Kraksaan menyusuri Jalan Panglima Sudirman, melewati Pasar Semampir, kawasan Sidomukti, hingga kembali ke titik awal.

Sepanjang rute, peserta membawa kantong sampah untuk mengumpulkan sampah plastik dan sampah anorganik lainnya.

Menurut Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, Roby Siswanto, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi kebijakan pengurangan sampah dari sumber dan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.

“Edukasi harus dilakukan secara terus-menerus, termasuk melalui kegiatan publik seperti ini,” ujarnya.

Selain kampanye jalan kaki dan bersih sampah, panitia menyiapkan stan edukasi lingkungan yang memuat informasi pengelolaan sampah berbasis desa, daur ulang, serta praktik pengurangan sampah rumah tangga.

Penampilan seni tradisional turut ditampilkan sebagai bagian dari pendekatan kultural dalam kampanye lingkungan.

Sebelum kegiatan dimulai, Pemkab Probolinggo menyerahkan bantuan sarana pengelolaan sampah kepada sejumlah desa dan komunitas. Bantuan tersebut berupa kendaraan roda tiga pengangkut sampah dan tempat sampah yang akan digunakan untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di tingkat lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Probolinggo memberikan penghargaan Adiwiyata tingkat kabupaten kepada sejumlah sekolah yang dinilai konsisten menerapkan pendidikan lingkungan hidup.

Penghargaan juga diberikan kepada institusi dan pelaku usaha yang dinilai patuh dalam kewajiban retribusi pengelolaan sampah.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama pengelolaan sampah dan pengurangan plastik sekali pakai oleh jajaran pemerintah daerah dan peserta, termasuk WartaBromo.com.

Komitmen tersebut, menurut Pemkab Probolinggo, akan ditindaklanjuti melalui program lintas sektor di tingkat kecamatan dan desa.

Pemkab Probolinggo berencana menjadikan Happy Walk SAE sebagai agenda rutin yang digelar bergilir di 24 kecamatan.

Pemerintah berharap pendekatan partisipatif ini dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.