Pemprov Jatim Gelontorkan Rp16, 33 Miliar Untuk Revitalisasi 15 Sekolah di Pasuruan

7

Bangil (WartaBromo.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,33 miliar untuk program rehabilitasi dan revitalisasi 15 satuan pendidikan di wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan. Program ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemprov Jatim dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan demi mencetak generasi unggul.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, saat memberikan laporan dalam acara peresmian ruang kelas baru, ruang makan, serta asrama di SMAN Taruna Madani Jawa Timur. Acara tersebut sekaligus menandai peresmian program rehabilitasi dan revitalisasi sejumlah SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di wilayah Pasuruan dan Probolinggo, yang digelar di SMAN Taruna Madani, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (15/1/2025).

“Rehabilitasi dan revitalisasi 15 satuan pendidikan di wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan yang meliputi enam SMA, enam SMK, dan tiga SLB menghabiskan anggaran sebesar Rp16,33 miliar,” ujar Aries.

Selain Pasuruan, Pemprov Jatim juga melaksanakan program serupa di wilayah Probolinggo. Untuk enam satuan pendidikan di daerah tersebut, anggaran yang dikucurkan mencapai Rp7,38 miliar.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan bagian penting dalam memperkuat ekosistem pembelajaran agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan berkualitas.

“Revitalisasi ini menjadi bagian kebutuhan untuk menguatkan ekosistem pembelajaran agar suasana belajar mengajar menjadi makin nyaman,” kata Khofifah.

Menurutnya, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan merupakan strategi besar Pemprov Jatim dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia. Infrastruktur sekolah yang memadai diyakini akan berdampak langsung terhadap mutu proses dan hasil pembelajaran.

Khofifah juga menegaskan bahwa SMAN Taruna Madani Jawa Timur diproyeksikan sebagai salah satu sekolah unggulan berbasis asrama yang akan mencetak generasi emas menuju Indonesia Emas 2045.

“Peserta didik yang disiapkan oleh sekolah Taruna Madani ini akan menjadi generasi emas yang dipersiapkan untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap keberadaan sekolah unggulan berbasis asrama dapat semakin merata di seluruh Jawa Timur, sehingga layanan pendidikan berkualitas dapat diakses secara lebih luas oleh masyarakat.

“Sentra sekolah unggulan berbasis asrama ini kita harapkan bisa makin merata untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh anak Jawa Timur,” tuturnya.

Khofifah juga menjelaskan bahwa kurikulum di sekolah unggulan berbasis asrama dirancang untuk menyeimbangkan penguatan nilai keagamaan, nasionalisme, dan karakter kebangsaan. Dengan pendekatan tersebut, peserta didik diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental serta karakter yang kuat dalam menghadapi tantangan masa depan.

Selain itu, Pemprov Jawa Timur menegaskan bahwa kuota penerimaan peserta didik di sekolah unggulan berbasis asrama diprioritaskan bagi putra-putri daerah Jawa Timur dengan porsi mencapai 80 persen dari total daya tampung. (fir/red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.