Pandaan (WartaBromo.com) – Niat bergaya jadi aparat malah berujung diamankan polisi sungguhan. Seorang pria bernama Maulana Arief Wicaksono (28), warga Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, diamankan petugas setelah sebelumnya diamuk warga karena diduga mengaku sebagai anggota kepolisian dan mencoba merampas sepeda motor milik warga.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 01.58 WIB di Dusun Bareng, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, tepatnya di Jalan Raya Surabaya–Malang.
Kapolsek Pandaan Polres Pasuruan, Kompol Slamet Prayitno, menjelaskan kejadian bermula saat korban berinisial A-B (22), warga Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan, sedang berada di lokasi untuk menonton aksi balap liar. Saat korban berada di tepi jalan, terlapor tiba-tiba menghampiri dan mengaku sebagai anggota polisi.
“Terduga pelaku mendatangi korban, mengaku sebagai anggota polisi, kemudian menunjukkan borgol dan merampas kunci sepeda motor korban yang masih tertancap di kendaraan,” ujar Kompol Slamet Prayitno saat dikonfirmasi, Minggu (18/1/2026).
Merasa curiga dan takut, korban kemudian meminta pertolongan kepada penjaga pengisian tangki air UD Sumber Makmur yang berada tak jauh dari lokasi. Penjaga tersebut lalu meminta kunci motor korban sekaligus menanyakan identitas terlapor.
“Setelah dilakukan pengecekan identitas oleh warga melalui KTP, diketahui bahwa terlapor bukan anggota kepolisian. Berdasarkan data KTP, yang bersangkutan berstatus sebagai mahasiswa,” jelas Kompol Slamet.
Mengetahui hal tersebut, emosi warga yang berada di lokasi pun memuncak. Terlapor sempat menjadi sasaran pemukulan massa sebelum akhirnya kejadian itu dilaporkan ke pihak kepolisian.
“Kami bersama anggota langsung menuju tempat kejadian perkara. Saat itu warga sudah ramai, sehingga kami segera mengamankan terlapor beserta barang bukti dan membawanya ke Mapolsek Pandaan untuk proses hukum lebih lanjut,” tambahnya.
Saat ini, terlapor masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pandaan guna mendalami dugaan tindak pidana yang dilakukan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan segera melapor kepada pihak berwajib apabila menemukan atau mengalami tindak kejahatan di lingkungan sekitar. (fir/red)





















