Tak Terima Keputusan Wasit, Ofisial Persepam Pamekasan Tarik Pemain dan Ajak Pengawas Bersumpah di Tengah Laga

12

Bangil (WartaBromo.com) – Aksi unik sekaligus menegangkan terjadi dalam pertandingan Babak 16 besar liga 4 Jatim grup JJ antara Pasuruan United vs Persepam Pamekasan di Stadion Pogar, Bangil, Rabu (21/1/2026). Seorang ofisial Persepam Pamekasan memprotes keras keputusan wasit hingga meminta pertandingan dihentikan dengan cara menarik para pemainnya keluar lapangan.

Aksi tersebut dilakukan lantaran sang ofisial tidak terima dengan sejumlah keputusan wasit yang dinilainya merugikan timnya. Protes tak berhenti sampai di situ. Ia bahkan mengajak Pengawas Pertandingan, Yuninda Wahyu asal Lumajang, untuk mengikutinya mengucapkan sumpah sambil memegang dada.

Dengan lantang, ia meminta pengawas pertandingan mengucapkan kalimat sumpah:

“Bapak bilang saya bersumpah. Saya bersumpah bahwa saya, mulai putaran pertama tidak menerima uang dari tim mana pun.”

Aksi ini sontak menyita perhatian seluruh pemain, ofisial, dan penonton yang memadati Stadion Pogar. Pertandingan babak kedua pun sempat terhenti beberapa menit untuk melayani protes tersebut, sebelum akhirnya kembali dilanjutkan dengan tetap mengikuti keputusan wasit.

Namun, tindakan ofisial Persepam Pamekasan itu dinilai telah mengganggu jalannya pertandingan. Wasit pun mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan kartu merah kepada pria tersebut dan memintanya meninggalkan area lapangan.

Setelah situasi kembali kondusif, pertandingan dilanjutkan hingga peluit panjang dibunyikan. Laga seru tersebut berakhir dengan skor imbang 3-3 antara Pasuruan United dan Persepam Pamekasan.

Insiden ini menjadi sorotan karena jarang terjadi dalam sebuah pertandingan resmi, sekaligus menunjukkan tingginya tensi dan emosi dalam duel kedua tim yang sama-sama berambisi meraih poin penuh. (red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.