Jejak Sabu 5 Kg di Pasuruan: Diduga dari Segitiga Emas, Masuk Lewat Malaysia dan Transit Palembang

28

Bangil (WartaBromo.com) – Polres Pasuruan mengungkap asal-usul sabu hampir 5 kilogram yang diamankan dari tangan tersangka SKJ. Berdasarkan kemasan plastik teh China dan pola distribusinya, sabu tersebut diduga berasal dari kawasan Segitiga Emas, wilayah yang dikenal sebagai pusat produksi narkotika internasional.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menjelaskan, barang haram itu masuk ke Indonesia melalui jalur darat dari Malaysia. Setelah itu, sabu transit di Palembang sebelum dikirim menggunakan bus dan dipindahkan secara bertahap hingga tiba di Pasuruan.

“Barang sebesar ini tidak mungkin masuk tanpa pesanan. Ini jelas terhubung dengan jaringan besar,” ujarnya.

Dalam peredarannya, jaringan ini menggunakan modus sistem ranjau mobil, yakni menempatkan barang di lokasi tertentu seperti hutan atau area sepi, kemudian dipindahkan secara bergantian untuk menghindari pelacakan polisi.

“Kami masih memburu pelaku lain berinisial BN dan jaringan di atasnya yang berperan sebagai pengendali utama,” tegas Agung.

Polisi memastikan pengembangan kasus ini terus dilakukan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika hingga ke tingkat paling atas.

Seperti diwartakan sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti hampir 5 kilogram. Seorang pria berinisial SKJ, warga Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, yang diketahui merupakan suami dari kepala desa setempat, diamankan pada Rabu (7/1/2026). (fir/red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.