Lomba Mancing HUT Kota Pasuruan Dibanjiri Protes, Pendaftaran Disebut “Full Kilat” dan Tak Masuk Akal

18

Pasuruan (WartaBromo.com) – Unggahan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (Dispertanikan KP) Kota Pasuruan terkait lomba mancing dalam rangka HUT Kota Pasuruan 2026 justru menuai sorotan tajam dari warganet. Alih-alih disambut antusias penuh, kolom komentar Instagram resmi dinas tersebut dipenuhi keluhan hingga protes soal mekanisme pendaftaran.

Dalam tiga unggahan yang beredar, Dispertanikan KP membagikan poster lomba mancing lengkap dengan QR Code pendaftaran online. Pendaftaran diumumkan dibuka Jumat, 6 Februari 2026 mulai pukul 16.00 WIB, dengan catatan link akan ditutup jika kuota telah terpenuhi.

Namun, hanya berselang beberapa menit setelah pendaftaran dibuka, sejumlah warganet mengaku kehabisan kuota. Hal ini memicu pertanyaan dan kekecewaan, terutama dari peserta yang merasa prosesnya terlalu cepat dan tidak transparan.

“Tas buka durung 2 menit wes full. Gak wajar blas,” tulis akun ramaa_dhani24 dalam kolom komentar.

Keluhan serupa juga datang dari akun lain yang mempertanyakan logika kuota penuh dalam waktu singkat.

“Gak masuk akal, 16.04 kuota full. Engkok pas hari H seng mancing dan oleh kuota akeh wong di atas 40-an,” komentar akun lb.wallpaper.

Tak sedikit pula warganet yang mempertanyakan jumlah kuota peserta yang disediakan panitia. Bahkan muncul dugaan kuota sangat terbatas.

“Mungkin cuma 20 lapak pak,” celetuk akun bayu.irawan93 disertai emoji tertawa.

Di tengah ramainya kritik, Dispertanikan KP tetap merespons beberapa pertanyaan warga. Saat ditanya apakah pendaftaran berbayar, akun resmi dinas memastikan bahwa pendaftaran lomba mancing ini gratis. Sementara terkait jadwal pelaksanaan, dinas menjelaskan lomba akan digelar pada 14 Februari 2026, dan unggahan yang beredar khusus untuk proses pendaftaran online.

Meski begitu, hingga kini belum ada penjelasan rinci dari pihak dinas terkait alasan pendaftaran bisa langsung penuh dalam waktu singkat. Kondisi ini membuat sebagian warganet menilai sosialisasi lomba belum sepenuhnya jelas.

Gelombang komentar tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap lomba mancing ini. Namun di sisi lain, kritik yang muncul menjadi catatan penting agar ke depan mekanisme pendaftaran kegiatan publik lebih transparan dan komunikatif, sehingga tidak menimbulkan kekecewaan di kalangan warga. (red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.