Pasuruan (WartaBromo.com) – Peringatan Hari Jadi ke-340 Kota Pasuruan yang jatuh pada 8 Februari menjadi momentum bagi warga untuk menyampaikan harapan mereka terhadap wajah kota ke depan. Salah satu sorotan utama yang mengemuka adalah persoalan parkir, khususnya di kawasan pusat kota dan alun-alun.
Hal itu terlihat dari kolom komentar unggahan akun resmi Pemkot Pasuruan yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Pasuruan yang mengajak warga menuliskan harapan untuk kota tercinta. Alih-alih hanya ucapan selamat, sejumlah warga justru menyampaikan kritik dan masukan terkait kondisi parkir yang dinilai semrawut.
Salah satu komentar datang dari akun zacky_2023 yang menyoroti parkir liar di kawasan Alun-alun Kota Pasuruan. Ia mengeluhkan kendaraan yang parkir hingga memakan badan jalan.
“Nggak muluk-muluk, parkiran dan PKL alun-alun ditertibkan. Parkiran sampai makan jalan kok dibiarkan,” tulisnya.
Keluhan tersebut mencerminkan keresahan warga yang kerap menghadapi kemacetan dan ketidaknyamanan akibat parkir tidak tertata, terutama di ruang publik yang seharusnya ramah bagi pejalan kaki dan pengunjung.
Selain parkir, warga juga menyampaikan harapan lain terkait transportasi dan pariwisata. Akun nggehmaem mengusulkan adanya bus wisata gratis yang berkeliling Kota Pasuruan sebagai daya tarik bagi wisatawan, sementara komentar lain menyinggung potensi kawasan heritage dan terminal kota yang dinilai belum optimal.
Unggahan Pemkot Pasuruan sendiri menegaskan bahwa masa depan kota dibangun dari suara warganya. Ajakan untuk menuliskan harapan tersebut sejalan dengan semangat refleksi Hari Jadi Kota Pasuruan yang tidak sekadar seremonial, tetapi juga evaluasi bersama.
Warga berharap, di usia ke-340 ini, Pemerintah Kota Pasuruan tidak hanya merayakan bertambahnya usia, tetapi juga menjadikan masukan publik—terutama soal penataan parkir—sebagai prioritas perbaikan demi kota yang lebih tertib, nyaman, dan berdaya saing. (red)




















