Probolinggo (WartaBromo.com) — Masyarakat Kabupaten Probolinggo diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ.
Pelaku diketahui menggunakan nomor ponsel +62 858-0860-0018 untuk menghubungi warga melalui pesan WhatsApp maupun Telegram.
Nomor tersebut dilaporkan menyebarkan pesan dengan berbagai modus, mulai dari undangan kegiatan, permintaan donasi, hingga permintaan transfer dana, dengan mencatut nama Fahmi AHZ guna meyakinkan calon korban.
Menanggapi hal itu, Fahmi AHZ. menegaskan bahwa nomor tersebut bukan miliknya dan tidak mewakili dirinya maupun Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Penegasan itu, diunggah melalui saluran Whatsapp dan disebarluaskan oleh warganet di beberapa platform media sosial.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk waspada terhadap pesan WhatsApp atau Telegram yang mengatasnamakan Fahmi AHZ, dengan berbagai modus seperti undangan kegiatan, permintaan donasi, transfer dana, maupun bentuk penipuan lainnya,” demikian pernyataan itu.
Ia menegaskan, segala bentuk komunikasi resmi yang berkaitan dengan kegiatan pemerintahan tidak pernah dilakukan secara pribadi melalui nomor tidak dikenal, apalagi disertai permintaan uang atau transfer dana.
“Apabila menerima pesan serupa dari nomor tersebut atau nomor lain yang mengatasnamakan saya, mohon tidak ditanggapi, serta segera diblokir dan diabaikan,” tegasnya.
Fahmi AHZ juga mengajak masyarakat untuk selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima, terutama jika menyangkut permintaan finansial yang mencatut nama pejabat publik.
“Terima kasih atas perhatian dan kewaspadaan seluruh masyarakat,” tambahnya.
Mengimbau warga Kabupaten Probolinggo untuk tidak menyebarluaskan pesan penipuan, namun segera melaporkannya kepada pihak berwenang atau kanal resmi pemerintah daerah guna mencegah jatuhnya korban lain. (saw)





















