Nelayan Pencari Rajungan Asal Kraton Hilang di Laut, Sempat Terlihat Berenang Minta Tolong

23

Pasuruan (WartaBromo.com) – Seorang nelayan pencari rajungan asal Kabupaten Pasuruan dilaporkan hilang saat melaut di perairan Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Korban diketahui bernama Suparto (51), warga Dusun Kedondong, Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Peristiwa itu bermula saat Suparto berangkat melaut seorang diri pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Ia menggunakan perahu nelayan bernama Dua Putra untuk mencari rajungan di perairan Kisik, Desa Kalirejo. Namun hingga Minggu dini hari, korban tak kunjung kembali ke daratan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, dua nelayan setempat, Lukman Hadi dan Kusen, melihat sebuah perahu berjalan sendiri di tengah laut dengan mesin masih menyala. Perahu tersebut diketahui milik Suparto, namun tidak ada seorang pun di atasnya. Merasa curiga, kedua saksi langsung berputar mencari pemilik perahu.

Tak lama kemudian, Suparto terlihat berada di laut dalam kondisi berenang dan berusaha meminta pertolongan. Para saksi berupaya menolong dengan melemparkan umpal, pelampung tradisional dari bambu. Namun upaya tersebut gagal karena tali umpal terlalu pendek dan tidak dapat diraih korban. Situasi semakin sulit setelah lampu penerangan di dahi korban terjatuh, membuat kondisi sekitar menjadi gelap. Saat itu, kondisi laut juga dilaporkan berombak besar.

Meski telah berupaya mencari dengan berputar-putar di sekitar lokasi selama sekitar satu hingga dua jam, para saksi tidak lagi melihat keberadaan korban di permukaan laut.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban memang berangkat melaut seorang diri untuk mencari rajungan.

“Korban berangkat melaut seorang diri untuk mencari rajungan. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat berenang dan berusaha meminta pertolongan, namun upaya penyelamatan tidak berhasil karena kondisi ombak besar dan keterbatasan alat bantu,” ujar Junaedi, Senin (9/2/2026).

Setelah kejadian tersebut dilaporkan, pihak kepolisian melakukan pengumpulan keterangan dari keluarga korban dan para saksi. Polisi juga berkoordinasi dengan Satpolair Polres Pasuruan Kota serta pemerintah desa dan kecamatan setempat untuk melakukan upaya pencarian bersama BPBD Kabupaten Pasuruan.

“Saat ini kami telah berkoordinasi dengan Satpolair serta pemerintah desa dan kecamatan untuk mendorong dilakukannya pencarian bersama BPBD. Hingga kini korban masih dalam pencarian,” tambahnya.

Hingga Senin (9/2/2026), Suparto masih belum ditemukan. Solidaritas antar nelayan pun terlihat, dengan sejumlah nelayan dari Dusun Kaligung turut melakukan pencarian secara mandiri hingga ke perairan Tlocor, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.